Buyback, KLBF Siapkan Anggaran Rp500 Miliar
:
0
Pengurus Kalbe Farma kala menjelaskan kinderja perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Kalbe Farma (KLBF) menyiapkan anggaran Rp500 miliar. Dana taktis tersebut diplot untuk aksi pembelian kembali (buyback) saham. Hajatan buyback dilakukan dalam tempo tiga bulan.
Tepatnya, berlaku sejak 2 April 2026 hingga 2 Juli 2026 mendatang. Biaya dari pembelian kembali saham yaitu biaya perantara pedagang efek dan biaya lain berhubungan dengan buyback maksimal 0,1 persen dari jumlah nilai buyback.
Perseroan berencana menggunakan dana internal sebagai sumber pembiayaan buyback. Perseroan memperkirakan dampak penurunan pendapatan bunga sekitar Rp5,9 miliar setelah periode buyback tuntas. Perseroan berpendapat penurunan pendapatan bunga tidak berdampak material terhadap perseroan.
Dengan mempertimbangkan penurunan penghasilan bunga dan jumlah saham beredar, perseroan memperkirakan proforma laba per saham jika buyback saat ini dilakukan seluruhnya sebesar Rp81,19 dibanding laba per saham dibukukan periode tahun berakhir pada 31 Desember 2025 senilai Rp80,51.
Buyback diharapkan memberikan keyakinan kepada investor atas nilai saham perseroan secara fundamental. Pembelian kembali saham juga memberi fleksibilitas bagi perseroan dalam mengelola modal jangka panjang. Di mana, saham treasuri dapat dialihkan di masa mendatang dengan nilai optimal untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham. (*)
Related News
Medio 2026, CBUT Raup Laba Melambbung 302 Persen
Dua Bisnis Utama Emiten Raffi-Nagita Ini Penyebab Pendapatan Anjlok
Morgan Stanley Borong GOTO Harga Rp23 per Saham, Kepemilikan Jadi 5,1%
Hasnur (HAIS) Terapkan B50 ke Kapal Tunda, Bertahap di Agustus
Pendapatan Drop, Laba Emiten Raffi–Nagita (RANS) Justru Naik Dua Digit
BEI Ungkap 199 Emiten Belum Setor Lapkeu Semester I-2026, 106 Kena SP1





