EmitenNews.com - PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk. (RANS) memetik laba dari periode berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp25,57 miliar pada semester I-2026.

Capaian itu merangkak naik 12,5% alias dobel digit dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp22,73 miliar, meski pendapatan perseroan terpangkas turun.

Laporan keuangan interim perseroan yang terbit pada Selasa (25/8/2026) menyebutkan, pendapatan RANS melorot menjadi Rp149,00 miliar hingga 30 Juni 2026. Angka itu lebih rendah dibanding pendapatan Rp171,60 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

Beban pokok pendapatan juga terkontraksi menjadi Rp84,81 miliar dari Rp101,79 miliar. Alhasil laba kotor tercatat Rp64,18 miliar, turun dari laba kotor Rp69,81 miliar.

Efisiensi beban turut menopang kinerja. Beban penjualan turun menjadi Rp6,06 miliar dari Rp11,96 miliar dan beban umum administrasi menjadi Rp24,52 miliar dari Rp26,81 miliar. Dengan begitu laba operasi naik menjadi Rp33,59 miliar dari sebelumnya Rp31,03 miliar.

Laba sebelum pajak diraih Rp31,64 miliar, naik dari Rp29,87 miliar. Sejalan dengan itu, laba per saham dasar atau Earning per Share (EPS) juga naik menjadi Rp2,54 dari sebelumnya Rp2,25.

Menengok sisi neracanya, jumlah aset RANS mencapai Rp461,40 miliar hingga 30 Juni 2026, naik tipis dari Rp461,03 miliar per 31 Desember 2025. Jumlah liabilitas turun menjadi Rp115,14 miliar dari Rp120,23 miliar. Sementara ekuitas naik menjadi Rp346,26 miliar dari Rp340,8 miliar.