Calculus Investment Gelar Tender Wajib STAR, Harga Rp88 per Saham
:
0
PT Buana Artha Anugerah Tbk (STAR)
EmitenNews.com - Calculus Investment Pte. Ltd bersiap menggelar penawaran tender wajib (mandatory tender offer/MTO) atas saham PT Buana Artha Anugerah Tbk (STAR). Penawaran ini mencakup sebanyak-banyaknya 3.255.075.602 saham atau setara 67,81% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor perseroan.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan pada Jumat (6/2/2026), periode penawaran tender wajib akan berlangsung mulai 9 Februari hingga 10 Maret 2026, dengan tanggal pembayaran ditetapkan pada 20 Maret 2026. Calculus menetapkan harga penawaran sebesar Rp88 per saham.
Harga tersebut dinilai menarik karena berada di atas rata-rata harga tertinggi perdagangan harian saham perseroan di Bursa Efek Indonesia selama 90 hari terakhir, yakni sebesar Rp76,52 per saham pada periode 23 Agustus 2025 hingga 20 November 2025. Harga tender juga sama dengan harga pengambilalihan yang dibayarkan oleh pengendali baru.
Dengan harga tersebut, nilai maksimum penawaran tender wajib ini mencapai Rp286.446.652.976. Calculus menyatakan seluruh dana untuk pelaksanaan MTO telah tersedia di kas internal perusahaan.
Calculus Investment Pte. Ltd merupakan perusahaan investment holding yang didirikan berdasarkan hukum Singapura dan berkedudukan di 9 Temasek Boulevard, #07-03, Suntec Tower Two, Singapura. Seluruh saham Calculus dimiliki oleh Calculus Ventures Pte. Ltd, dengan pemilik manfaat akhir (beneficial owner) atas nama David Darius H.K.
Sebagai informasi, pengambilalihan saham Buana Artha Anugerah terjadi melalui transaksi pasar negosiasi pada 20 November 2025. Dalam transaksi tersebut, Calculus membeli sebanyak 1.544.925.000 saham atau 32,19% kepemilikan dari PT Kencana Selaras Sejahtera dengan harga Rp88 per saham.
Total nilai transaksi pengambilalihan tersebut mencapai Rp135.953.400.000 dan telah diselesaikan pada 20 November 2025. Melalui transaksi ini, Calculus resmi menjadi pengendali baru perseroan, menggantikan PT Kencana Selaras Sejahtera yang sebelumnya merupakan pemilik manfaat sekaligus pengendali perusahaan.
Rencana pengembangan STAR
Pengambilalihan ini juga dimaksudkan untuk membuka peluang pengembangan usaha STAR yang bergerak di bidang Perdagangan dan melakukan investasi pada entitas anak yang bergerak pada bidang perdagangan kendaraan, Suku cadang, jasa perawatan dan perbaikan kendaraan serta penyewaan kendaraan melalui potensi sinergi bisnis, diversifikasi portofolio, serta optimalisasi kegiatan usaha secara keseluruhan.
Langkah ini diharapkan dapat memperluas ruang pertumbuhan Perusahaan Sasaran dan mendukung peningkatan nilai jangka panjang. Pengendali Baru juga memastikan tidak memiliki rencana untuk menghapuskan pencatatan STAR dari BEI; beralih menjadi perusahaan tertutup, melikuidasi STAR, dan mengubah kebijakan dividen.
Related News
Laba MYOR Naik Tipis, Arus Kas Operasi Melejit 315,8 Persen
Usai Melejit ARA, 2 Saham Lanjut Terkapar Ketika Dinaikkan Status UMA
IATA Punya Logo Baru, Tanda Lepas dari Harry Tanoe?
Tersungkur ARB Usai Buka Suspensi Jilid II, Saham RGAS Tak Lagi Ngegas
Saham Lanjut Ngegas 91% Terobos UMA Berakhir Distop BEI, Kapan Dibuka?
3 Hari, Pengendali Hetzer Medical (MEDS) Lepas 24 Juta Saham





