Capex USD450 Juta, Adaro (ADRO) Targetkan Produksi Batubara 60 Juta Ton Tahun ini
:
0
EmitenNews.com - PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) menargetkan volume produksi batu bara sebesar 58 juta ton . 60 juta ton pada tahun 2022. Angka ini meningkat jika dibandingkan volume produksi batu bara Perseroan pada tahun 2021, yang sebesar 52,70 juta ton.
Untuk nisbah kupas pada tahun 2022, diperkirakan akan mencapai 4,1x dibandingkan dengan 4,15x pada tahun 2021. Untuk mendukung itu, Perseroan menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar USD300 juta - USD450 juta.
"Kami berharap EBITDA operasional di kisaran AS$1,9 miliar - AS$2,2 miliar,"kata Mahardika dalam keterbukaan informasinya, Kamis (24/2).
Sebagai informasi, Perseroan berhasil mencatat volume produksi batu bara 52,70 juta ton pada tahun 2021. Angka tersebut sesuai target produksi yang ditetapkan 52-54 juta ton. Volume penjualan batu bara tahun 2021 mencapai 51,58 juta ton.
Lebih lanjut Mahardika menerangkan bahwa nisbah kupas tahun 2021 mencapai 4,15x. "Ini di bawah target yang ditetapkan 4,80x, akibat faktor cuaca yang kurang mendukung di sepanjang tahun, yang mempengaruhi aktivitas pengupasan lapisan penutup,"jelasnya.
Related News
Sisa Dana IPO Rp3 Miliar, Emiten Voucher (DIVA) Parkirkan di BCA
Emiten Hapsoro (BUVA) Kucurkan Pinjaman Tambahan Rp22M ke Anak Usaha
Menengok Taktik Emiten SCNP Penuhi Free Float 15 Persen
BMRI–PSAB Bersiap Cum Dividen 15 September, BBCA–CMRY Cair Pekan Ini!
Salurkan KPP Rp7,4 Triliun, BTN (BBTN) Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
GRIA Absen Dividen hingga Hapus Jabatan Direktur Pemasaran, Ada Apa?





