Capitalinc (MTFN) Ludeskan Biaya Eksplorasi Rp46 Miliar, Ini Hasilnya
Pengurus Capitalinc kala menjelaskan perkembangan kinerja perseroan kepada juru media. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Capitalinc Investment (MTFN) menyedot dana segar Rp46,13 miliar. Anggaran tersebut menggelinding untuk aktivitas eksplorasi. Serapan anggaran kegiatan eksplorasi itu, tersedot per Oktober 2024.
Dana itu terdistribusi untuk sumur AK-2 terletak di Desa Sumber Ringin, Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) senilai Rp45,72 miliar. Eksplorasi dilakukan Cahaya Batu Raja Blok.
Integrated Drilling Project Management (IDPM) akan dilakukan Direct Appointment bertalian dengan adanya kesepakatan untuk pengunduran diri dari vendor sebelumnya yaitu PT. Asia Petrocom Services. Metode pengujian, dan pemilihan areal berdasar data surface (data seismic 2D maupun 3D).
Itu baik geologi maupun geopesika, data geologi permukaan, dan well data. Hasil eksplorasi pembebasan lahan telah dilaksanakan, dan akan dilanjutkan pembuatan Drilling Site Preparation (DPS). Rencana tindak lanjut menunggu approval TWE dari kementerian ESDM.
Selanjutnya, senilai Rp410 juta habis untuk eksplorasi Sumur Bantuas-1 Wilayah Kerja Seinangka-Senipah di Dusun Tani Maju, Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kertanegara, Provinsi Kalimantan Timur, milik Kutai Etam Petroleum. Integrated Drilling Project Management (IDPM) oleh Asia Petrocom Services.
Metoda pengujian berdasar data subsurface (data seismic 2D maupun 3D) , baik Geologi maupun Geopesika, data Geologi permukaan, dan well data. Hasil aktivitas eksplorasi berupa pembebasan lahan telah dilaksanakan, dan akan dilanjutkan pembuatan DSP. (*)
Related News
Astra (ASII) Buyback Rp2 Triliun, Berikut Ini Waktunya
Melesat 122 Persen, 2025 SRTG Koleksi Laba Rp7,31 Triliun
Manipulasi Pasar, OJK Hukum Bentjok Seumur Hidup
Langgar Aturan Pasar Modal, OJK Jatuhkan Sanksi Ke POSA dan SBAT
Menciut! MEJA Bagi Saham Bonus 372,58 Juta Lembar Rasio 6:1
Melesat 48 Persen, CBDK 2025 Catat Laba Rp1,4 Triliun





