EmitenNews.com - PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) bakal membagi dividen Rp3,01 triliun setara USD205,95 juta. Itu setara 67,6 persen dari tabulasi laba bersih tahun lalu senilai USD303,82 juta. Dengan begitu, pemegang saham akan membawa pulang dividen Rp124,42 per lembar. 


Pemerintah Indonesia sebagai pemegang saham seri  B akan menerima Rp1,71 triliun. Ditambah bagian seri A Dwiwarna senilai Rp124,42. Sedang investor publik akan memperebutkan dividen tunai senilai total Rp1,29 triliun. Lalu, sisa laba bersih senilai USD97,86 juta dicatat sebagai saldo laba untuk mendukung kegiatan operasional, dan pengembangan perseroan. 


Nilai deviden menggunakan nilai tukar kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada 27 Mei 2022 yaitu Rp14.645 per dolar Amerika Serikat (USD). Keputusan itu, telah ditetapkan dalam rapat umum pemegang saham tahunan perseroan pada 27 Mei 2022. Jadwal dividen Perusahaan Gas Negara sebagai berikut.


Cum dividen pasar reguler dan negosiasi pada 7 Juni 2022. Ex dividen pasar reguler dan negosiasi pada 8 Juni 2022. Cum dividen pasar tunai pada 9 Juni 2022. Ex dividen pasar tunai pada 10 Juni 2022. Daftar pemegang saham berhak dividen pada 9 Juni 2022 pukul 16.00 WIB. Pembayaran dividen pada 29 Juni 2022.


Duyuran dividend itu, dilatari laporan keuangan Perusahaan Gas Negara per 31 Desember 2021. Di mana, sepanjang tahun lalu, perseroan mencatat laba bersih USD303,82 juta. Saldo laba ditahan alokasi penggunaannya tidak dibatasi senilai USD303,82 juta. Dan, total ekuitas sejumlah USD3,28 miliar. (*)