Cerah, Emiten Sawit (TLDN) Ungkap Laba Terkerek 34,54 Persen Pada 2025
Potret perkebunan sawit garapan emiten TLDN. Foto: TLDN.
EmitenNews.com - Emiten perkebunan kelapa sawit PT Teladan Prima Agro Tbk. (TLDN) mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,11 triliun pada tahun buku 2025, meningkat 34,54 persen secara year on year (yoy) dibandingkan Rp825,59 miliar pada 2024.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang berakhir 31 Desember 2025 yang terbit pada Sabtu (7/3/2026) kenaikan laba tersebut turut mendorong laba per saham dasar dan dilusian menjadi Rp85,48 per saham, naik 34,04 persen secara yoy dibandingkan Rp63,77 per saham pada 2024.
Melihat dari sisi top line, perseroan merogoh pendapatan sebesar Rp5,42 triliun pada 2025, meningkat 28,73 persen secara yoy dari Rp4,21 triliun pada 2024.
Sejalan dengan kenaikan pendapatan, beban pokok penjualan juga terkerek 29,12 persen secara tahunan menjadi Rp3,56 triliun pada 2025, dibandingkan Rp2,76 triliun pada tahun sebelumnya. Meski demikian, laba bruto tetap tumbuh 27,98 persen secara yoy menjadi Rp1,86 triliun, dari Rp1,46 triliun pada 2024.
Di tingkat operasional, perseroan mencatat laba usaha sebesar Rp1,25 triliun, meningkat 12,66 persen secara tahunan dibandingkan Rp1,11 triliun pada 2024. Sementara itu, laba sebelum pajak alias EBITDA tercatat Rp1,39 triliun, naik 31,13 persen yoy dari Rp1,06 triliun pada tahun sebelumnya.
Kemudia neraca aset perseroan mencapai total Rp6,02 triliun per 31 Desember 2025, meningkat 6,24 persen yoy dibandingkan Rp5,66 triliun pada akhir 2024.
Sementara itu, total liabilitas tercatat Rp2,37 triliun, turun 5,95 persen secara tahunan dari Rp2,52 triliun pada 2024. Adapun total ekuitas meningkat menjadi Rp3,64 triliun, naik 15,90 persen yoy dibandingkan Rp3,14 triliun pada akhir tahun sebelumnya.
Beriringan dengan terbitnya pembukuan keuangan tahun penuh 2025 ini, pada perdagangan Jumat (6/3) saham TLDN tercatat menurun 0,77 persen atau turun 5 poin ke level Rp645.
Related News
BAF Setop PUB III Obligasi Rp5 Triliun, Baru Terserap Rp4,67 Triliun
ATIC Siapkan Right Issue 4:1, Pemegang Saham Utama Ogah Ambil Bagian
Meski Pendapatan dan Laba Turun, ESSA Tegaskan Debt Free Pada 2025
SFAN Rencanakan Pelepasan Dua Anak Usaha ke Entitas Pengendali
Harganya Naik 100 Persen! 23,78 Juta Saham NCKL Dilego Senyap Glencore
Divestasi 4,71 Persen, IAI Lepas Saham IDEA Rp2,55M di Harga Murah!





