Cespleng Juga Pendekatan Kepala Badan Pangan, Pedagang Daging Sapi Urung Mogok
EmitenNews.com - Pendekatan Kepala Badan Pangan Nasional alias National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi cespleng juga. Para pedagang daging sapi urung mogok, setelah bertemu mantan Dirut PT Rajawali Nusantara ini, Senin (28/2/2022). Pejabat yang baru dilantik Presiden, 21 Februari lalu itu, menemui para pedagang daging sapi di Pasar Klender, Jakarta Timur. Ia meminta mereka tidak mogok menjual daging, dan berjanji menguraikan masalah sesuai keluhan pedagang.
Dalam dialog langsung Arief Prasetyo Adi mendengar aspirasi para pedagang daging sapi di Pasar Klender yang mengeluhkan kenaikan harga daging sapi di pasaran. "Setop dulu niat liburnya ya, agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan daging dengan mudah."
Arief Prasetyo Adi menyampaikan kepada para pedagang bahwa persoalan harga daging sudah dalam proses pembahasan pemerintah. Para pedagang rupanya mendengar perkataannya. Mereka tambah yakin karena Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menghadiri dialog itu, walau secara daring. "Pemerintah telah mengupayakan percepatan untuk mengatasi komoditas daging."
Dalam upaya mengatasi permasalahan itu, telah dikoordinasikan bersama kementerian dan lembaga terkait lainnya. Mulai dari Kementerian BUMN, Bulog, dan holding pangan ID Food.
Ketua Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) Wahyu mengatakan pedagang percaya masalah daging sapi di pasar bisa dikendalikan pemerintah. Ia senang atas adanya pertemuan, disertai dialog langsung dengan para pedagang itu. Mereka merasa dihargai dengan respon cepat pemerintah dan bertemu langsung ke pedagang daging di pasar.
“Kalau begini kami percaya Pemerintah memiliki solusi untuk kami," kata Wahyu.
Wahyu mengakui para pedagang daging yang tergabung dalam APDI berniat libur alias mogok jualan selama 5 hari ke depan, mulai Senin ini. Setelah pemerintah merespons dengan cepat, dia bersama pedagang lainnya membatalkan niat itu, dan menyampaikan kepada seluruh pedagang daging untuk kembali aktif berdagang. ***
Related News
ICDX Mendata, Perdagangan Berjangka Komoditi Naik 96 Persen
Kinerja K3 Moncer, SMGR Raih Penghargaan Excellent HSE 2026
Harga Emas Antam Turun Rp65.000, Kini Rp2,85 Juta per Gram
Sukses Inovasi Bank Raya Raih Most Trusted Financial Brand Awards 2026
Surplus 70 Bulan Beruntun, Mendag: Bukti Fundamental Perdagangan Kuat
Ekspor CPO Naik Jadi USD4,69 Miliar, Topang Pertumbuhan Awal 2026





