Chandra Asri (TPIA) Bakal Menggulirkan Dividen Tunai Rp7,29 per Lembar
:
0
EmitenNews.com - PT Chandra Asri Petrochemical (TPIA) bakal menebar dividen tunai Rp7,29795 per lembar. Dividen tersebut akan dibayarkan pada 20 Mei 2022. Rencana itu telah mendapat restu investor dalam ajang Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan pada 18 April 2022.
Cum dan ex dividen di pasar reguler, dan negosiasi akan dilaksanakan pada 26, dan 27 April 2022. Sementara cum dan ex dividen di pasar tunai akan dilakukan pada 28, dan 29 April 2022. Dividen menyasar pemegang saham dengan nama tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) pada 28 April 2022.
Sekadar informasi, sepanjang 2021 Chandra Asri mencatat pendapatan USD2,58 miliar, naik 43 persen dari periode sama 2020 sekitar USD1,80 miliar. EBITDA terkumpul USD356,2 juta, naik 91 persen dari periode sama 2020 di level USD186,7 juta.
Lalu, laba bersih setelah pajak USD152 juta, sekitar 3 kali lipat dari edisi sama 2020 di kisaran USD51,5 juta, dan 195 persen lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Perseroan sangat senang mengumumkan kinerja solid dalam lingkungan dinamis. Perusahaan sukses mempertahankan kelangsungan usaha, mencapai keunggulan operasional, dan ketahanan finansial berkelanjutan.
Perseroan mempertahankan standar operasional, dan keselamatan tinggi, dengan pelaksanaan pengurangan biaya struktural efektif melalui transformasi digital, berujung pada penerimaan penghargaan INDI 4.0 dari Kementerian Perindustrian Indonesia pada 2021 untuk kategori digitalisasi agresif.
Perseroan lebih meningkatkan profil jatuh tempo utang, mengoptimalkan struktur modal, mengurangi biaya bunga rata-rata tertimbang, mengakhiri tahun dengan kas, dan setara kas USD2021,1 miliar. ”Kami membuat kemajuan luar biasa dalam ESG, dan Keberlanjutan,” tegas Direktur Chandra Asri Suryandi. (*)
Related News
Pyridam Farma (PYFA) Raih Restu Aksi Korporasi dari Pemegang Saham
Dalam Pemulihan Industri Domestik, Laba Emiten Semen Ini Naik 111%
CBRE Kantongi Fasilitas Kredit USD45 Juta dari Maybank
Emiten Keponakan Prabowo (TRIN) Catat Penjualan Q1 Anjlok Drastis
INPP Balikkan Rugi Jadi Laba di Q1 2026, Pacu Recurring Income
BBKP Catat Penyaluran Kredit Melesat, Tumbuh 2,61 Persen di Q1 2026





