CNMA Tambah 12 Bioskop, Penonton XXI Tembus 85 Juta Pada 2025
:
0
Pengelola jaringan bioskop Cinema XXI, PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA)
EmitenNews.com - Pengelola jaringan bioskop Cinema XXI, PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) mencatatkan jumlah penonton sebanyak 85 juta orang sepanjang 2025, seiring ekspansi jaringan bioskop di berbagai daerah.
Sepanjang tahun lalu, Perseroan membuka 12 bioskop baru dan menambah 43 layar, termasuk di wilayah baru seperti Indramayu, Pematangsiantar, Magelang, Tuban, dan Kota Metro (Lampung).
Dengan penambahan tersebut, hingga akhir 2025 Cinema XXI telah mengoperasikan 267 bioskop dengan total 1.388 layar yang tersebar di 56 kota dan 30 kabupaten di Indonesia.
Direktur Utama Cinema XXI, Suryo Suherman, dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (8/3/2026) mengatakan ekspansi jaringan merupakan bagian dari strategi jangka panjang Perseroan untuk memperluas akses hiburan sekaligus mendorong pertumbuhan industri film nasional.
Dari sisi kinerja, CNMA membukukan pendapatan Rp5,9 triliun pada 2025, naik 2,6% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan laba bersih Rp776,2 miliar.
Perseroan menilai prospek industri perfilman masih positif seiring meningkatnya kualitas konten film serta antusiasme penonton yang terus bertumbuh.
Cinema XXI juga mencatat pertumbuhan Average Ticket Price (ATP) sebesar 3,0% menjadi Rp46.057, yang didorong oleh peningkatan okupansi di studio premium, yaitu The Premiere dan IMAX®.
Cinema XXI terus memperkuat pengembangan segmen makanan dan minuman (F&B) sebagai bagian dari strategi peningkatan customer experience. Sepanjang tahun 2025, tim internal Cinema XXI berhasil mengembangkan total lebih dari 30 menu baru di XXI Café dan The Premiere Café dengan tetap memperhatikan tren dan preferensi pasar.
Related News
Strategi PGE (PGEO), Dorong Peningkatan Produksi Listrik
Setelah J&T Cargo, Argo Pantes Amankan Kontrak Baru Rp48M Omya Group
Transformasi TelkomGroup Tunjukkan Hasil, Lihatlah Kinerja InfraNexia
IKBI Bakal Bagi Dividen Rp54,23 Miliar, Cek Jadwal Cum Date
BUMI Ungkap Perkembangan Terbaru Akusisi Perusahaan Tambang Australia
Pendapatan SOTS Naik Rugi Bersih Susut, Status Saham Masih HSC





