COMPUTEX 2026, Synology Pamerkan Portofolio Solusi Data Terbaru
:
0
Clara Hsu, Indonesia Country Manager Synology. Dok. Ist.
EmitenNews.com - Synology menampilkan rangkaian inovasi terbarunya di COMPUTEX 2026, ajang teknologi global di Taipei, Taiwan, 2-5 Juni 2026. Sebagai salah satu event penting bagi brand teknologi global untuk memperkenalkan pengembangan terbaru mereka, COMPUTEX tahun ini menjadi momentum bagi Synology untuk menunjukkan portofolio solusi manajemen data yang semakin luas. Mulai dari enterprise infrastructure, data protection, video surveillance, produktivitas, hingga private cloud.
Dalam pameran tersebut, Synology memperkenalkan generasi berikutnya dari DiskStation Manager (DSM), ActiveProtect Appliance dan platform manajemen terbaru, ekosistem video surveillance yang semakin lengkap, pengembangan Synology Office Suite, serta ekosistem cloud pribadi yaitu seri Bee untuk kebutuhan individu dan rumah.
Bagi bisnis, kebutuhan terhadap infrastruktur data kini semakin berkembang. Perusahaan tidak lagi hanya membutuhkan tempat penyimpanan data, tetapi juga solusi yang dapat membantu mengelola pertumbuhan data, memperkuat perlindungan dari risiko siber, mendukung kolaborasi, serta menjaga agar data tetap aman dan berada dalam kendali organisasi. Hal ini juga semakin relevan bagi pasar Indonesia, di mana modernisasi digital perlu berjalan seimbang dengan efisiensi biaya, keterbatasan sumber daya IT, dan kebutuhan skalabilitas jangka panjang.
“Data menjadi inti dari setiap hal yang kami bangun, dan kepercayaan adalah fondasinya,” ujar Philip Wong, Chairman dan CEO Synology, Rabu (10/6/2026). “Mulai dari infrastruktur enterprise hingga solusi personal cloud, setiap produk kami dikembangkan untuk memberikan pengguna kendali penuh atas data mereka, dengan keamanan, keandalan, dan privasi yang kuat sebagai dasar untuk mendukung kebutuhan digital yang terus berkembang.”
Ekosistem Data yang Lebih Lengkap untuk Kebutuhan Modern
Salah satu sorotan utama Synology di COMPUTEX 2026 adalah generasi berikutnya dari DSM yang dirancang untuk mendukung kebutuhan enterprise dan kesiapan AI. Dengan dukungan GPU dalam NAS serta AI, DSM memungkinkan proses AI inference dilakukan secara on-premise, sehingga organisasi dapat memanfaatkan teknologi AI dengan tetap menjaga data berada di lingkungan internal.
DSM generasi terbaru juga menghadirkan DSM Agent untuk mengorkestrasi workflow otomatis di seluruh sistem. Untuk kebutuhan deployment berskala besar, Cluster Manager memungkinkan beberapa sistem Synology dikelola melalui satu antarmuka, dengan dukungan workload migration, Quality of Service atau QoS, serta perlindungan terpusat.
Active Insight juga menghadirkan fitur Mass Deployment untuk mempercepat provisioning di banyak lokasi, sedangkan Log Center yang diperbarui memberikan kemampuan observability untuk mendukung keamanan dan kepatuhan.
Di sisi perlindungan data, Synology memperkenalkan ActiveProtect Manager 2.0 dan DP5200. ActiveProtect Manager 2.0 memperluas dukungan ke berbagai platform, termasuk AWS EC2, Azure VM, Proxmox, Nutanix AHV, dan Google Workspace, dengan kemampuan restorasi lintas platform untuk menjaga ketahanan data di lingkungan cloud hybrid dan virtualisasi.
Platform ini juga dilengkapi deteksi anomali dan malware berbasis AI untuk membantu mitigasi ancaman secara lebih proaktif. Kehadiran DP5200 turut memperluas pilihan deployment ActiveProtect bagi enterprise yang membutuhkan fleksibilitas lebih tinggi.
Related News
Mundurnya Perry & Ujian Independensi BI, Analis Ingatkan Risiko Ini
Soroti Rupiah, Ekonom Usul Gubernur BI ke Depan Pimpin Sektor Riil
Gubernur Mundur, BI Garansi Profesionalisme dan Sinergi
Media Malaysia Soroti Perry Mundur di Tengah Anjloknya Rupiah
Media Asing: Pengunduran Diri Perry Warjiyo Membuat Investor Khawatir
Bos BI Mundur Mendadak, Rupiah Melemah Dekati 18.000





