Daftar Terbaru 51 Saham HSC, Ada PGUN hingga WBSA
:
0
Potret logo IDX atau Bursa Efek Indonesia (BEI).
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi merilis 37 saham yang baru dimasukkan dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC). Menyusul 14 saham lainnya yang sudah terkena cap HSC sejak beberapa bulan lalu.
Dalam keterbukaan informasi, ke-37 saham tersebut dimiliki oleh sejumlah tertentu pemegang saham dan rata-rata berada di atas angka 90 persen dari total saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat.
Berikut ini daftar terbaru 37 saham yang diberi cap HSC oleh BEI, beriringan dengan penambahan metodologi penentuan saham HSC yakni price impact ratio.
- PT DCI Indonesia Tbk (DCII),
- PT Bayan Resources Tbk (BYAN),
- PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET),
- PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA),
- PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ),
- PT Bank Permata Tbk (BNLI),
- PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN),
- PT Soho Global Health Tbk (SOHO),
- PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE),
- PT FAP Agri Tbk (FAPA),
- PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO),
- PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI),
- PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN),
- PT Siantar Top Tbk (STTP),
- PT Multipolar Technology Tbk (MLPT),
- PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS),
- PT Global Digital Niaga Tbk (BELI),
- PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO),
- PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY),
- PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR),
- PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT),
- PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI),
- PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI),
- PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI),
- PT Hotel Fitra International Tbk (FITT),
- PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII),
- PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING),
- PT MD Entertainment Tbk (FILM),
- PT Pelayaran Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI),
- PT Golden Flower Tbk (POLU),
- PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE),
- PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL),
- PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII)
- PT Bank Mega Tbk (MEGA)
- PT Bank Inda Perdana Tbk (BINA)
- PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP)
- PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI)
Sementara itu, 14 saham lainnya telah lebih dulu terkena cap HSC dalam kurun waktu April hingga awal Juli 2026. Saham-saham tersebut yakni;
- PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM),
- PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG),
- PT Kota Satu Properti Tbk (SATU),
- PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO),
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN),
- PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA),
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA),
- PT Ifishdeco Tbk (IFSH)
- PT Mahkota Group Tbk (MGRO),
- PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV)
- PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK)
- PT Samator Indo Gas Tbk (AGII)
- PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS),
- PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI)
Sehingga dengan penambahan 37 saham HSC tersebut, jumlah saham dengan kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi berdasarkan metodologi BEI menjadi 51 saham.
Price Impact Ratio sebagai Tambahan Kriteria Saham HSC
Dalam konferensi pers yang digelar sebelumnya, Selasa (14/7), Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menyampaikan kriteria tersebut dihitung dengan melihat perubahan harga saham yang besar dibandingkan dengan velocity-nya atau rata-rata volume transaksi terhadap free float. Artinya, saham dengan transaksi rendah namun mengalami perubahan harga besar akan terindikasi memiliki price impact ratio yang tinggi.
Meski begitu, Jeffrey menjelaskan penerapan price impact ratio terhadap suatu saham tidak serta merta langsung dikategorikan HSC, melainkan masuk dalam proses skrining terlebih dahulu. Dari hasil tersebut, sebelumnya BEI telah melakukan skrining terhadap 171 saham dengan market cap di atas Rp10 triliun.
Jeffrey juga menegaskan, saham-saham yang dikategorikan HSC maka tidak akan masuk ke dalam indeks utama bursa seperti LQ45, IDX30, hingga IDX80.
“Hal ini merupakan upaya kami untuuk menghadirkan transparansi dan untuk meningkatkan perlindungan terhadap investor,” ujar Jeffrey.
Related News
BEI Bongkar 50 Saham HSC, Kepemilikan Tertinggi Tembus 99,99%
Tambah Kriteria Price Impact Ratio Saham HSC, Lanjut Reformasi BEI
Terindikasi Judol, Bank Tutup Hubungan Usaha 51,2 Ribu Nasabah
Umumkan Price Impact Ratio, BEI Revisi Metodologi Penentuan Saham HSC
BEI Tambah 37 Saham ke Daftar HSC, Total Jadi 51 Emiten!
BEI Kaji Perombakan Aturan Rights Issue Saham Papan Akselerasi & FCA





