Dampak Krisis Energi, China Kendalikan Harga Bensin dan Solar
:
0
Stasiun Pengisian Bahan Bakar milik PetroChina
EmitenNews.com - Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional China mengumumkan penerapan langkah pengendalian sementara terhadap harga eceran bensin dan solar mulai Senin, (23/3/2026) seiring lonjakan harga minyak dunia.
Kebijakan ini diambil untuk meredam dampak kenaikan harga minyak internasional yang dinilai tidak normal, sekaligus mengurangi beban pengguna hilir serta menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam keterangannya, otoritas tersebut menyebut harga bensin akan naik sebesar 1.160 yuan per ton atau sekitar USD168, sementara harga solar meningkat 1.115 yuan per ton.
Langkah ini mencerminkan tekanan yang tengah dihadapi banyak negara akibat lonjakan harga energi global, terutama setelah terganggunya pasokan minyak dari kawasan timur tengah.
Kebijakan china sebagai salah satu konsumen energi terbesar dunia menjadi sinyal bahwa tekanan harga minyak masih tinggi dan berpotensi berlanjut. Kondisi ini dapat memengaruhi pergerakan harga komoditas energi serta meningkatkan volatilitas pasar keuangan.
Langkah china dalam mengendalikan harga menunjukkan bahwa intervensi pemerintah menjadi salah satu opsi untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah gejolak energi global yang masih berlangsung.
Related News
BTN Pacu Ekosistem Perumahan, Bangun Hunian hingga KPR 40 Tahun
IHSG Awal Pekan Tutup di Bawah 6.200, GOTO Kini Bukan Saham Gocap Lagi
Aturan Rp1 & Evaluasi FCA Berlaku, IHSG (28/9) Dibuka Jeblok Nyaris 1%
Gocap Tapi Jumbo! GOTO Jadi Raja Market Cap Rp57T di Harga Rp50
Saham yang Bisa Dicermati Hari Ini, Cek Apa Saja!
IHSG Tertekan, Koleksi Sejumlah Saham Berikut





