EmitenNews.com - PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) menyampaikan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) per 31 Desember 2025. Emiten jasa pengangkutan laut, intermediate stockpile, dan transhipment ini menegaskan hampir seluruh dana IPO telah dimanfaatkan untuk penguatan struktur keuangan dan ekspansi armada.

Direktur Utama ALII, Faisal Mohamad Nur, dalam keterbukaan informasi, Kamis, 15 Januari 2026 menjelaskan bahwa Perseroan memperoleh pernyataan efektif IPO pada 31 Januari 2024 dengan total dana sebesar Rp860,9 miliar. Setelah dikurangi biaya emisi Rp13,8 miliar, ALII membukukan dana bersih IPO sebesar Rp847,1 miliar.

Sebagian besar dana IPO direalisasikan dalam bentuk pinjaman kepada entitas anak, PT MCT, senilai Rp635,3 miliar. Dana tersebut digunakan untuk pembayaran sebagian maupun pelunasan pokok utang MCT kepada OCP Asia Fund IV (SF 1) Pte. Limited dan OCP Asia Fund V (SF 1) Pte. Limited, sehingga memperkuat struktur permodalan grup secara konsolidasi.

Selain itu, ALII juga mengalokasikan dana untuk belanja modal guna menunjang kegiatan usaha utama. Perseroan merealisasikan Rp181,4 miliar untuk pembelian tongkang sungai serta Rp30,08 miliar untuk kebutuhan belanja modal lainnya. Dengan demikian, total dana IPO yang telah digunakan mencapai Rp846,8 miliar.
Sementara itu, sisa dana IPO sebesar Rp215,9 juta masih ditempatkan dalam bentuk giro di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.