Dapat Region 1, WIFI Kuasai 60% Lebih Potensi Pasar Nasional
ilustrasi koneksi jaringan telekomunikasi
“Kemenangan ini diproyeksikan memberikan kontribusi positif terhadap nilai perusahaan (SURGE) melalui optimalisasi aset spektrum strategis dan monetisasi infrastruktur fiber optik yang sudah ada,” ujar Yune.
Dengan cakupan lebih dari 60% populasi nasional, pengelolaan efisien spektrum 1.4 GHz diharapkan meningkatkan margin EBITDA grup secara berkelanjutan dalam 3–5 tahun ke depan.
Serta, efisiensi biaya per pelanggan dan arus kas positif lebih cepat memberikan pondasi keuangan yang lebih stabil untuk ekspansi nasional berikutnya. “Perseroan melihat langkah ini sebagai investasi jangka panjang berisiko rendah dengan return tinggi, selaras dengan visi perusahaan untuk menjadi penyedia layanan broadband berbasis infrastruktur terpadu di Indonesia,” pungkas Yune.
Related News
Transformasi Portofolio, INPP Target Recurring Income 75 Persen
Hadirkan Solusi Embedded Finance, Bank Raya Gandeng Gaji.id
Perkuat Modal, ELPI Godok Right Issue 2,03 Miliar Lembar
Prajogo Kembali Bermanuver, Saham CUAN Orbit Zona Merah
Realisasi Dana IPO Nol, Cek Jawaban YUPI Saat Dicecar Pertanyaan BEI
Target 2025 Terlewati, Prapenjualan BSDE Tembus Rp10 Triliun





