Dapat Tugas Lain, Direktur Hasnur Internasional (HAIS) Ini Undur Diri
:
0
Ilustrasi aktivitas PT Hasnur Internasional Shipping Tbk. (HAIS). Dok. HAIS.
EmitenNews.com - Direktur PT Hasnur Internasional Shipping Tbk. (HAIS), Rahmad Pudjotomo mengundurkan diri. Surat permohonan pengunduran dirinya sudah diterima perseroan, pada Selasa (14/7/2026).
Dalam keterangannya seperti dikutip Rabu (15/7//2026), Corporate Secretary HAIS, Rengga Tumenggung menuturkan bahwa Rahmad Pudjotomo mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan karena mendapat tugas lain.
“Beliau akan memfokuskan peran dan kontribusinya pada pengembangan Strategic Business Unit (SBU) lain di lingkungan Hasnur Group,” katanya.
Kemudian, sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014, Perseroan akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham untuk memutuskan pengunduran diri tersebut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Rahmad Pudjotomo diangkat sebagai Direktur HAIS dalam Rapat Umum Para Pemegang Saham Luar Biasa yang digelar pada tanggal 25 Oktober 2023.
Perseroan Sepakati Pembagian Dividen dari Kinerja Tahun Buku 2025
Sebelumnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), PT Hasnur Internasional Shipping Tbk. (HAIS) pada 10 Maret 2026, menyepakati menebar dividen tunai dari kinerja tahun buku 2025.
Dalam rapat itu, perseroan menyetujui pembagian dividen sebesar Rp26,1 miliar atau setara Rp9,95 per saham. Nilai tersebut merepresentasikan 30 persen dari laba bersih perseroan sepanjang 2025.
Sepanjang tahun 2025, HAIS mencatatkan laba bersih Rp87,1 miliar. Dari jumlah tersebut, 70 persen atau sekitar Rp60,9 miliar ditetapkan sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus menopang pengembangan usaha ke depan.
Mengacu pada harga saham HAIS di level Rp208 pada perdagangan Rabu (11/3/2026), dividen tersebut merepresentasikan potensi imbal hasil atau yield dividen sekitar 4,78 persen bagi investor yang memiliki saham pada average harga tersebut.
Related News
KMTR Pasang Badan Jamin Utang Sindikasi US$200 Juta Anak Usaha
BREN Dikonfirmasi Mau Akuisisi Geothermal FGEN di Filipina USD5 Miliar
Intiland (DILD) Nilai Gugatan PKPU Bank Mayapada Langgar Ketentuan MA
YUPI Endapkan Rp541,3 Miliar Dana IPO ke 13 Rekening di 4 Bank
Kok Bisa, Komisaris dan Direksi BJTM Kompak Borong Saham
MLPT Rencana Stock Split 1:25, Cek Jadwal Eksekusi Nominal Baru





