Defisit USD519, 22 Juta, Akuntan Publik Masih Ragukan Kelangsungan Usaha ENRG
:
0
EmitenNews.com—PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) membukukan laba bersih senilai USD66,752 juta pada tahun 2022, atau naik 65 persen dibanding tahun 2021 yang setara USD40,238 juta.
Hasil itu hanya dapat mengurangi defisit sebesar 11,2 persen menjadi USD519, 22 juta.
Pada sisi lain, kewajiban jangka pendek perseroan mencapai USD337,65 juta, tapi aset lancar hanya tercatat senilai USD46,288 juta.
Defisit dan kewajiban lancar melebihi aset lancar memicu akuntan publik pemeriksa laporan keuangan tahun 2022 ENRG meragukan kelangsungan usaha perseroan.
Walau perseroan dalam laporan keuangan tersebut telah menerangkan langkah-langkah untuk keluar dari kondisi itu, seperti; menurunkan kewajiban dan mengusahakan pembiayaan kembali, mengembangkan unit usaha yang layak komersial, melanjutkan pengambilalihan aset-aset baru dan masuk ke bisnis migas Midstream, downstream dan proyek energi terbarukan melalui akuisisi proyek yang telah dikembangkan.
Related News
VKTR Bidik Tender Bus Listrik Transjakarta
RUPST PTPP Setujui Pengalihan 31,6 Juta Lembar Saham Seri B
Suami Nia Ramadhani, Ardi Bakrie Resmi Jadi Dirut VKTR
Wintermar (WINS) Tebar Dividen Rp8,81 Miliar, Cair Juni 2026
Industri Tambang Lesu, Laba ABMM Kuartal I Terpangkas 32,8 Persen
Jelang Right Issue, Ledakan USD Angin Segar untuk CBRE





