EmitenNews.com - Delta Dunia Makmur (DOID) memperpanjang periode buyback USD33 juta. Masa buyback diulur sepanjang tiga bulan mendatang. Tepatnya, terhitung sejak 25 Januari 2023 hingga 24 April 2023.
Sepanjang tiga bulan mendatang, perseroan telah menyiapkan Rp148,59 miliar. Anggaran tersebut setara USD9,9 juta dengan kurs Rp15 ribu per dolar Amerika Serikat (USD). Dana itu akan digunakan untuk menyerap saham buyback maksimal 1,01 miliar lembar.
Untuk memuluskan rencana itu, perseroan telah menunjuk BNI Sekuritas. Berdasar hasil buyback periode 7 Maret 2022 sampai 6 Juni 2022, dan 8 September 2022 hingga 7 Desember 2022, perseroan telah menyerap sebanyak 711.700.000 helai alias 711,7 juta lembar. ”Pembelian dilakukan dengan harga wajar,” tulis Ronald Sutardja, Direktur Utama Delta Dunia Makmur.
Selanjutnya, saham hasil buyback akan disimpan sebagai saham treasuri berdurasi tidak lebih dari tiga tahun. Perseroan sewaktu-waktu bisa melakukan pengalihan saham treasuri melalui beberapa skema. Dijual baik di bursa atau di luar bursa.
Ditarik kembali dengan cara pengurangan modal, pelaksanaan program kepemilikan saham oleh karyawan dan/atau direksi, dan dewan komisaris; dan/atau pelaksanaan konversi efek bersifat ekuitas. ”Kami optimistis buyback tidak berdampak negatif. Pasalnya, perseroan memiliki modal, dan arus kas cukup untuk membiayai aksi tersebut,” ucap Ronald. (*)
Related News

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG