EmitenNews.com - Jahja Setia Atmadja turun gunung. Itu dilakukan untuk mengakumulasi saham Bank BCA (BBCA). Sang komisaris utama itu, diketahui menjala saham BCA sebanyak 67 ribu lembar. Transaksi ditahbiskan pada 2 Februari 2026.

Transaksi pembelian dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp7.450 per eksemplar. Dengan skema harga itu, mantan orang nomor satu bank dengan layanan terbaik tersebut, dipaksa merogoh kocek senilai Rp499,15 juta. 

Menyusul dengan penuntasan transaksi itu, koleksi saham BCA dalam keranjang investasi Jahja menjadi 35 juta helai setara dengan 0,03 persen. Mengalami lonjakan dari sebelum transaksi dengan tabulasi 34,93 juta saham alias 0,03 persen. 

Kemarin, saham BCA melonjak signifikan. Yaitu, melejit 200 poin alias 2,7 persen menjadi Rp7.600 per saham dari penutupan perdagangan sebelumnya Rp7.500 per lembar. Pemodal asing juga kembali menjala saham BCA senilai Rp654,93 miliar. (*)