DGNS Private Placement Rp269 per Saham, Ini Eksekutornya
:
0
Petugas medis Diagnos Laboratorium kala menyambut pengunjung. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Diagnos Laboratorium (DGNS) bakal menggeber private placement Rp33,62 miliar. Itu dengan melepas 125 juta lembar dengan harga pelaksanaan Rp269 per eksemplar. Pengeluaran saham anyar tersebut dibalut dengan nilai nominal Rp25.
Penetapan harga pelaksanaan penerbitan saham baru itu, telah sesuai Peraturan Bursa Efek Indonesia I-A. Di mana, harga pelaksanaan ditetapkan paling sedikit 90 persen dari rata-rata harga penutupan saham di pasar reguler selama kurun waktu 25 hari bursa berturut-turut sebelum tanggal permohonan pencatatan saham baru kepada Bursa Efek Indonesia.
Harga rata-rata penutupan saham perseroan selama kurun waktu 13 Maret 2026 sampai dengan 24 April 2026 sebesar Rp289 per lembar. Saham baru tersebut akan diambil bagian oleh Gene Richard, warga negara Indonesia, beralamat di Taman Ratu Blok D-1/8 RT/RW 006/013 Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta (GENE).
GENE akan mengambil bagian sejumlah 29.651.500 lembar dengan harga pelaksanaan Rp269 per saham. Dengan demikian, GENE akan menyetor dana senilai Rp7,97 miliar. Penerbitan saham anyar tersebut maksimal 10 persen dari jumlah seluruh saham ditempatkan, dan disetor penuh perseroan.
Dengan pelaksanaan aksi itu, jumlah saham akan menjadi 1,37 miliar eksemplar dari sebelumnya 1,25 miliar helai. Tindakan korporasi itu, sebagai bagian dari upaya penguatan struktur permodalan, dan peningkatan fleksibilitas keuangan perusahaan. Maklum, seiring pertumbuhan kegiatan usaha, perseroan memerlukan struktur modal lebih kuat, dan sehat guna menjaga stabilitas keuangan.
Selain itu, juga untuk meningkatkan kapasitas pendanaan, dan memperbaiki rasio keuangan dengan relevan. Penguatan struktur modal itu, diharap dapat meningkatkan daya tahan perseroan terhadap dinamika industri, dan mendukung strategi pertumbuhan berkelanjutan.
Melalui langkah itu, perseroan bertujuan untuk memperkuat fondasi keuangan perusahaan sekaligus memastikan tersedianya sumber daya memadai. Itu penting untuk mendukung pertumbuhan, dan peningkatan nilai jangka panjang bagi pemegang saham atau pemangku kepentingan.
Seluruh dana hasil private placement, setelah dikurangi biaya-biaya akan digunakan untuk pengembangan usaha dalam bentuk modal kerja, penambahan outlet, pembelian saham dan/atau aset, dan/atau penyertaan saham pada satu atau lebih perusahaan di industri yang relevan dengan kegiatan usaha grup perseroan. Private placement akan dilakukan dalam tempo dua tahun setelah mendapat restu investor. (*)
Related News
Sertai Right Issue, PYFA Tawarkan Waran 3,75 Miliar Lembar
CDIA Injeksi Anak Usaha Petrosea USD15,5 Juta, Ini Tujuannya
Rugi Bengkak 105 Persen, ACST Kuartal I 2025 Defisit Rp4,75 Triliun
Pengendali Baru, Triple B Siap Caplok 1,14 Miliar Saham EPAC
GOOD Gulirkan Dividen Rp350 Miliar, Cum Date 4 Mei 2026
Pendapatan Meledak, Laba PTRO Melejit 50,54 Persen Kuartal I





