Diamond Citra (DADA) Klarifikasi Isu Investor Asing
:
0
Potret properti milik PT Diamond Citra Propertindo Tbk. (DADA). FOTO - ISTIMEWA.
EmitenNews.com - PT Diamond Citra Properti Tbk. (DADA) resmi menanggapi permintaan klarifikasi Bursa Efek Indonesia terkait pemberitaan potensi masuknya investor asing yang sempat dirumorkan.
Dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Minggu (24/8), Direktur DADA, Bayu Setiawan, mengemukakan perseroan terbuka pada peluang kerja sama strategis maupun investasi yang bisa memperkuat kinerja usaha dan memberi nilai tambah bagi pemegang saham.
Bayu menjelaskan, saat ini memang tengah dilakukan komunikasi dengan calon investor asing yang memiliki reputasi baik di tingkat internasional. Adapun, pelaku pasar merumorkan Kajima Corporation dan Mitsubishi Estate.
Namun, proses pembahasan disebut berjalan konstruktif, masih berada dalam tahap penjajakan awal (preliminary) dan belum ada perjanjian yang bersifat mengikat. Hal ini, belum bisa menjadi kepastian hukum terkait kondisi penjajakan bersama investor asing.
Oleh karena itu, DADA memastikan hingga kini belum terdapat informasi material yang wajib diumumkan selain yang telah disampaikan ke publik.
Bayu menambahkan, perseroan melihat potensi masuknya investor asing sebagai hal positif dan sejalan dengan strategi pengembangan jangka panjang serta, komitmen utama perseroan adalah menjalankan tata kelola perusahaan yang baik berbasis GCG (Good Corporate Governance) dan menjaga kepercayaan seluruh pemegang saham.
DADA yng bertengger di papan pemantauan khusus ini pada perdagangan Jumat (22/8) ditutup level Rp20 atau naik 1 persen.
DADA dalam sebulan melonjak hampir 200%hari harga Rp7 per lembar saham.
Sebagai informasi di pasar negosiasi harga DADA tercatat menyentuh Rp45 per saham dengan volume transaksi puluhan ribu lot, padahal di pasar reguler masih bertahan di Rp20.
Investor diimbau untuk berhati-hati dalam melakukan serta mempertimbangkan keputusan aksi investasi mengingat naiknya harga saham DADA belum terdapat kontrak ataupun realisasi.
Related News
Top 3 Emiten Rumah Sakit Konglo, Juaranya SILO, MIKA, atau HEAL?
SILO Raih Kredit Sindikasi Rp14,5T, Aset First REIT Ikut Dijaminkan
Merugi, Emiten Software (RUNS) Boncos 44,37 Persen Hingga Juni 2026
SMBC Indonesia (BTPN) dan BTN Tuntaskan Transaksi Alih Aset Pinjaman
Prospek Pasar Segmen Enterprise TLKM Diprediksi Naik 30 Persen
Siloam Hospitals Akuisisi Aset First REIT Rp6,9 Triliun, Ini Alasannya





