Diborong Direksi, Saham RAJA Melonjak Lewati Level Rp2.000, Ada Apa?

Salah satu ladang migas milik RAJA.
EmitenNews.com - Ogi Rulino selaku Direktur PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) telah melakukan investasi dengan membeli saham RAJA pada tanggal 8 November 2024. Pada perdagangan hari ini Kamis (14/11) pukul 11:35 saham RAJA naik Rp85 atau menguat 4 % menjadi Rp2.050 per lembar saham
Sementara Ogi Rulino selaku Direktur membeli saham RAJA diharga Rp1.355 per saham. Transaksi saham RAJA senilai Rp93.7 miliar dengan frekuensi sebanyak 9.476 kali transaksi.
Yuni Pattinasarani Corporate Secretary RAJA dalam keterangan tertulisnya Rabu (13/11) menyampaikan bahwa Ogi Rulino menyerok sebanyak 1.750.000 lembar saham diharga Rp1.355 per saham.
Dana yang dikocek Ogi dari pembelian saham milik suami Ketua DPR-RI Puan Maharani tersebut senilai Rp2,371 miliar.
"Tujuan dari transaksi ini adalah untuk Investasi dengan kepemilikan saham langsun." tuturnya.
Pasca transaksi maka kepemilikian saham Ogi Rulino di RAJA bertambah menjadi 1.750.000 lembar saham atau setara dengan 0,04% dibandingkan dengan sebelumnya sebanyak 0 lembar saham.
Sebeluimya Sumantri selaku Direktur telah melakukan investasi dengan membeli saham RAJA pada tanggal 4 November 2024 sebanyak 2.500.000 lembar saham RAJA diharga Rp1.355 per saham.
Pasca pembelian maka kepemilikan saham Sumantri di RAJA sebanyak 2.500.000 lembar saham atau setara dengan 0,06% dibandingkan dengan sebelumnya sebanyak 0 lembar saham.
Sebelumnya lagi Djauhar Maulidi CEO RAJA menyerok 2 juta saham perseroan. Transaksi pembelian terjadi dengan kisaran harga Rp1.720-1.725 per lembar.
Dengan skema harga tersebut, Djauhar dipaksa merogoh kocek senilai Rp4,25 miliar. Transaksi pembelian dilakukan dua kali edisi 1 dan 7 November 2024. Pada 1 November 2024, Djauhar mengemas 52.900 lembar dengan harga Rp1.720 per saham senilai Rp90,98 juta.
Related News

Defisit Susut, Laba DGIK 2024 Melesat 92 Persen

Jera Tekor, Laba MTMH 2024 Melejit 140 Persen

Kinerja 2024 Kinclong, HUMI Tambah 10 Kapal Anyar

Rugi Bengkak, CSMI 2024 Defisit Rp67,6 MiliarĀ

Laba dan Pendapatan Meroket, Ini Detail Kinerja KIJA 2024

Laba Melambung 138 Persen, GSMF 2024 Defisit Rp972 Miliar