Dibuka Loyo, IHSG Pagi bergerak Volatil
:
0
Monitor menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka volatil dan melemah pada awal perdagangan Selasa (5/5/2026). Berdasarkan data RTI Business pukul 09.00 WIB, IHSG turun 25,830 poin atau 0,37 persen ke level 6.946,123.
IHSG dibuka di 6.968,566 dan sempat menyentuh level tertinggi 6.971,650 sebelum terkoreksi ke titik terendah 6.945,506 pada awal sesi. Total volume perdagangan tercatat 1,097 miliar saham dengan nilai transaksi Rp341,168 miliar dan frekuensi 77.255 kali. Sebanyak 198 saham menguat, 194 saham melemah, dan 244 saham stagnan.
Market commentary Mirae Asset Sekuritas Indonesia pada Selasa (5/5) menyebut IHSG bergerak nyaris datar dan tetap tertahan di bawah level 7.000. Meski rilis PDB kuartal I 2026 hari ini diperkirakan masih solid di kisaran pertengahan 5 persen, fokus pasar mulai bergeser ke kuartal II–III. Dampak geopolitik, kenaikan harga minyak, dan potensi perlambatan konsumsi rumah tangga serta aktivitas industri akan semakin terasa.
Secara teknikal, tim riset Mirae Asset melalui Senior Market Analyst Muhammad Nafan Aji menyatakan IHSG dalam kondisi oversold. Level support terdekat berada di 6.917 dan 6.684, sementara resistance di 7.119 dan 7.244.
Tekanan eksternal juga masih membayangi. Rupiah diperdagangkan mendekati 17.394 per Dolar AS meski surplus neraca dagang Maret 2026 tercatat USD3,3 miliar, tertinggi dalam enam bulan. Secara year to date, Rupiah termasuk mata uang dengan kinerja terlemah di Asia dengan depresiasi sekitar 5,7 persen.
Dari sisi makro, inflasi April 2026 tercatat 0,12 persen MoM dan 2,42 persen YoY. Namun Mirae Asset menilai risiko inflasi tetap condong ke atas didorong harga minyak di atas USD100 per barel. Kombinasi inflasi dan pelemahan Rupiah membatasi ruang Bank Indonesia untuk menurunkan suku bunga dalam waktu dekat. (*)
Related News
Kemenperin Siapkan Insentif Bentengi Industri Dari Gejolak Geopolitik
Konflik Memanas, Laju IHSG Tersendat
IHSG Konsolidatif, Jala Saham INDF, AMRT, MAPI, PGEO, dan JPFA
IHSG Rapuh, IPOT Sarankan Fokus Trading Saham Nikel dan CPO
Perlahan Bangkit, Indeks Bakal Uji 7.119-7.224
Sempat Anjlok, IHSG Berhasil Bangkit di Akhir Perdagangan





