Dibuka Merah, IHSG Ambruk 1,2 Persen Sentuh 6.422 Ditekan Sentimen Ini
:
0
Suasana redup Main Hall BEI. Foto: Dok Idx.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah tajam pada perdagangan Rabu (26/8/2026).
Berdasarkan data RTI Business pukul 09.06 WIB, IHSG sempat ambruk hingga 1,2% ke level terendah 6.422,610.
IHSG dibuka di level 6.507,142 dan sempat menyentuh level tertinggi 6.509,377. Hingga pukul 09.15 WIB, transaksi sudah mencapai volume 5,447 miliar saham dengan nilai turnover Rp2,427 triliun dan frekuensi 387.000 kali.
Terpantau 135 saham menguat, 420 saham melemah, dan 173 saham stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat Rp11.343,708 triliun.
Sentimen Global Rebound, Domestik Ditekan Aksi Geram & DSI
Pelemahan IHSG pagi ini terjadi di tengah sentimen global yang mixed dan tekanan dari faktor domestik.
Wall Street ditutup menguat pada Selasa (25/8/2026) didorong rebound saham teknologi. S&P 500 naik 0,3% ke 7.675,54, Nasdaq menguat 0,7% ke 26.151,30. Namun investor masih cautious menjelang rilis data inflasi AS dan laporan keuangan Nvidia pada Rabu malam.
"Sentimen pasar cenderung positif namun tetap cautious menjelang data inflasi AS dan laporan keuangan Nvidia. Pendapatan Nvidia diperkirakan hampir dua kali lipat secara tahunan menjadi sekitar US$92 miliar, sehingga hasil yang tidak jauh melampaui ekspektasi dapat memicu aksi ambil untung," tulis Kiwoom Research dalam risetnya, Rabu (26/8).
Dari dalam negeri, sentimen negatif datang dari rencana aksi unjuk rasa Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Kamis (27/8/2026) dengan estimasi 1.000 massa. Aksi #MerebutKembaliIndonesia dinilai berpotensi meningkatkan volatilitas pasar domestik apabila berkembang menjadi eskalasi sosial.
Selain itu, pasar juga mencermati PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) yang mulai menjalankan mandat sebagai intermediary tunggal ekspor batubara, CPO, dan ferroalloy dengan estimasi nilai US$70 miliar. DSI memperkirakan potensi optimalisasi nilai sekitar US$5 miliar per tahun. Investor masih menunggu kejelasan mekanisme dan margin DSI.
Related News
Astra Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia
Dari Rumor Menjadi Nyata, Haji Isam Kini Genggam 30% Saham BYAN
TRIN Masuk Daftar Top Losers Sepekan, Intip Rinciannya!
Intip Top Gainers Sepekan, Ada AKKU hingga Saham HSC Ini
IHSG Menguat Tipis dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Sentuh Rp10.701T
Bittime: Empat Faktor Ini Perlu Dicermati Investor Kripto di Q4 2026





