Digelar Besok! Adiwarna Anugerah (NAIK) Patok Perdana Rp107 per Saham
:
0
Ilustrasi: penampungan migas.
EmitenNews.com - Perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan sistem proteksi PT Adiwarna Anugerah Abadi (NAIK) menetapkan harga perdana dalam Initial Public Offering (IPO) sebesar Rp107 per lembar pada nominal Rp20 per lembar.
Berdasarkan prospektus e-ipo Rabu (6/11) NAIK akan melakukan penawaran umum perdana ke masyarakat pada 7 hingga 11 November 2024 dengan melepas sebanyak 750 juta saham atau mewakili 23,08% dari modal disetor penuh Dana yang bakal diraup dari IPO ini sebanyak Rp80,25 miliar.
Perseroan juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 375 juta Waran Seri I atau 15,00 persen dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga pelaksanaan sebesar Rp135.
Waran Seri I dapat dilaksanakan menjadi saham perseroan setelah enam bulan sejak diterbitkannya dan sampai dengan 12 bulan berikutnya, yaitu sejak 8 Mei 2025 sampai dengan 8 Mei 2026.
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil IPO, akan digunakan untuk modal kerja perseroan, namun tidak terbatas untuk pembelian material utama, material pembantu, material consumables, serta biaya gaji, lembur tenaga kerja, akomodasi serta mobilisasi tenaga kerja.
Sementara, seluruh dana yang diperoleh perseroan dari pelaksanaan Waran Seri I, jika dilaksanakan oleh pemegang waran, akan digunakan untuk modal kerja perseroan, namun tidak terbatas untuk pembelian material utama, material pembantu, material consumables, serta biaya gaji, lembur tenaga kerja, akomodasi serta mobilisasi tenaga kerja.
Masa penawaran umum dilakukan pada 7-11 November 2024 sementara tanggal penjatahan pada 11 November 2024 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dilakukan 13 November 2024.
Adapun jadwal pelaksanaan IPO sebagai berikut:
- Efektif : 05 November 2024
- Masa Penawaran Umum : 07 - 11 November 2024
Related News
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA
Pantau Saham dengan Dividend Yield Jumbo Mei 2026, Nyampe 20 Persen
Jadi Top Losers, Saham Grup Prajogo dan Emiten Big Caps Kompak Ambruk
JAST Dukung Penguatan Layanan 112, Kunci Kolaborasi Indonesia-Korsel





