Dirut Problematik Akhirnya Mundur! Green Power (LABA) Rombak Pengurus
:
0
Potret aktivitas operasional Perseroan PT Green Power Group Tbk. (LABA). Sumber Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - Mantan Direktur Utama PT Green Power Group Tbk. (LABA), An Shaohong, resmi dilengserkan dari jabatannya setelah aksi korporasi berupa gelaran Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) LABA yang dihelat pada 3 Februari 2026. Pengunduran diri tersebut menjadi titik awal perombakan menyeluruh susunan pengurus perseroan.
Dalam RUPSLB tersebut, pemegang saham menyetujui pengunduran diri An Shaohong dari posisi Direktur Utama serta Hu Yanging dari jabatan Direktur, efektif sejak ditutupnya rapat.
Sebagai informasi, An Shaohong, Hu Yanqing baru diangkat sebagai Direktur Utama serta Direktur LABA sejak 20 Juni 2025. Pengunduran diri An Shaohong terjadi usai isu panas yang menimpa dirinya atas masuk sebagai daftar buron di negara asalnya.
RUPSLB dinyatakan terselenggara kuorum karena dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 425.511.500 saham atau 38,56% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah, sesuai Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Selain jajaran direksi, pemegang saham juga menyetujui pengunduran diri Dedy Bernandus Simanjuntak dari jabatan Komisaris Independen serta mengubah jabatan Chen Xiao Xiao yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris, kini menjadi Nakhoda inti alias Direktur Utama perseroan.
Seiring dengan pengunduran diri tersebut, RUPSLB sekaligus menetapkan susunan pengurus baru PT Green Power Group Tbk. guna memastikan keberlanjutan operasional dan penguatan tata kelola perusahaan.
Adapun, susunan Direksi LABA saat ini adalah:
Direktur Utama : Chen Xiao Xiao
Direktur : Kurnia Ngatimin
Direktur : Wahyu Eka Saputra
Related News
Telat Keluarkan Laporan Keuangan Juni 2026, NATO Beberkan Alasannya
Saham ELPI Parkir di Zona Hijau, Masa Rights Issue juga Berakhir
Ini Alasan Win&Co (COCO) Ekspansi ke Vietnam Lewat Akuisisi Momogi
Asing Net Buy Rp1,01 Triliun di Sesi I (16/7) Incar BMRI, BBCA, & TINS
WIFI Raih Penghargaan Dunia Berkat Internet Wi-Fi 7 2 Gbps Rp250 Ribu
Terkait Rumor Dual-Listing AMMN di Hong Kong, Presdir Bilang Begini





