Ini Alasan Win&Co (COCO) Ekspansi ke Vietnam Lewat Akuisisi Momogi
:
0
PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) atau Win&Co Group mengambil alih hingga 99,99% saham Momogi Group, induk usaha produsen makanan ringan asal Vietnam, Bibica Corporation.
EmitenNews.com - PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) atau Win&Co Group mengungkap alasan di balik langkah strategis mengakuisisi produsen makanan ringan asal Vietnam, Bibica Corporation. Perseroan menilai Vietnam menjadi salah satu pasar dengan pertumbuhan paling menjanjikan di Asia Tenggara sehingga layak menjadi pijakan ekspansi regional.
Dalam beberapa tahun terakhir, Vietnam berkembang menjadi tujuan utama investasi global. Didukung populasi lebih dari 100 juta jiwa, pertumbuhan ekonomi yang tinggi, serta kelas menengah yang terus meningkat, negara tersebut dinilai memiliki prospek besar bagi industri makanan ringan dan confectionery.
Data riset pasar menunjukkan pasar makanan ringan Vietnam diperkirakan meningkat dari sekitar USD2,42 miliar pada 2025 menjadi lebih dari USD3 miliar pada 2030. Sementara segmen sugar confectionery diproyeksikan tumbuh dari sekitar USD0,4 miliar menjadi USD0,6 miliar pada periode yang sama.
Ketimbang membangun bisnis dari awal, Win&Co memilih mengakuisisi perusahaan yang telah memiliki posisi kuat di pasar. Bibica merupakan salah satu produsen confectionery terbesar di Vietnam dengan posisi tiga besar pada kategori permen serta didukung portofolio merek yang telah dikenal luas masyarakat.
Selain memiliki merek yang kuat, Bibica juga mengoperasikan jaringan distribusi yang menjangkau lebih dari 140.000 titik penjualan di seluruh Vietnam serta telah mengekspor produknya ke sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, Thailand, dan Filipina.
Langkah ekspansi tersebut dilakukan melalui penandatanganan Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) pada 6 Mei 2026 untuk mengambil alih hingga 99,99% saham Momogi Group, induk usaha Bibica. Transaksi akan efektif setelah seluruh persyaratan pendahuluan terpenuhi.
Direktur Utama PT cTbk, Sugianto Soenario, mengatakan Vietnam merupakan salah satu pasar dengan kurva pertumbuhan paling menarik di kawasan sehingga perseroan memilih masuk melalui perusahaan yang telah memiliki fondasi bisnis mapan.
"Kami memilih hadir lebih awal, namun dengan cara yang efisien, bukan membangun dari nol, melainkan melalui Bibica yang telah memiliki merek kuat, jaringan distribusi luas, dan kapasitas manufaktur yang mapan," ujar Sugianto.
Melalui akuisisi tersebut, Win&Co akan memperoleh akses ke pasar Indonesia dan Vietnam dengan total sekitar 387 juta konsumen. Perseroan juga menargetkan transformasi bisnis dari produsen bahan baku kakao domestik menjadi platform FMCG regional yang mengintegrasikan bisnis dari hulu hingga hilir, mulai dari bahan baku kakao, confectionery, hingga makanan ringan bermerek.
Related News
Asing Net Buy Rp1,01 Triliun di Sesi I (16/7) Incar BMRI, BBCA, & TINS
WIFI Raih Penghargaan Dunia Berkat Internet Wi-Fi 7 2 Gbps Rp250 Ribu
Terkait Rumor Dual-Listing AMMN di Hong Kong, Presdir Bilang Begini
Tambah Portofolio, ERAL Kantongi Hak Distribusi Levi’s
Giliran Sosok Ini Beli Saham OMED lewat Program MESOP
TBIG Makin Agresif, Pacu Ekspansi Bisnis Network Access Point





