Disumbang Penjualan Emas di Palu, BRMS Raih Laba Bersih USD14,8 Juta
Ilustrasi PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS). Dok. BRM. Ist.
EmitenNews.com - Memasuki periode kuartal pertama tahun 2025, PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) mencatatkan laba bersih meningkat sebesar 296 persen, atau menjadi USD14,851,977, atau setara Rp248,8 miliar. Peningkatan pendapatan perseroan disumbang dari penjualan emas anak perusahaan di Palu, Sulawesi Tengah, PT Citra Palu Minerals (CPM).
Demikian salah satu poin dari langkah perseroan melaporkan hasil produksi dan keuangan di periode kuartal pertama tahun 2025, seperti dikutip Selasa (29/4/2025).
Berdasarkan laporan tersebut, diketahui pendapatan perusahaan meningkat sebesar 212% dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau menjadi $63,315,929 dari $20,325,748.
Direktur & Chief Financial Officer BRMS, Charles Gobel, mengatakan bahwa naiknya pendapatan ini disumbang dari penjualan emas anak perusahaan di Palu, Sulteng,PT Citra Palu Minerals (CPM). Selain itu juga diimbangi dengan harga jual emas yang saat ini lebih tinggi.
Dengan begitu laba operasional meningkat sebesar 453% atau menjadi $27,579,661, dan laba bersih perusahaan juga meningkat sebesar 296% atau menjadi $14,851,977, atau setara Rp248.816.655.878.
Presiden Direktur & Chief Executive Officer BRMS, Agus Projosasmito menambahkan, perusahaan saat ini sedang mengolah bijih dengan kadar emas rata-rata 1,5 g/t dari area tambang terbuka di Poboya, Palu, Sulawesi Tengah.
Dengan dukungan dari kontraktor penambangan PT Macmahon Indonesia (MMI), perusahaan berencana untuk menambang tambang emas bawah tanah di Poboya, Palu pada semester kedua tahun 2027.
Prospek tambang emas bawah tanah ini diperkirakan memiliki kadar emas sebesar 4,9 g/t. Hal diperkirakan akan menghasilkan pertumbuhan produksi BRMS yang signifikan pada akhir tahun 2027 atau awal tahun 2028.
PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) adalah perusahaan pertambangan yang fokus pada produksi emas, seng, timah, dan mineral lainnya di Indonesia. Perusahaan ini bagian dari Grup Bumi Resources. ***
Related News
Tender Wajib AMMS Dibuka, Radiant Ruby Pasang Harga Rp156
Direktur BULL Borong 4 Juta Saham, Kepemilikan Naik Jadi 1,92 Persen
DAAZ Gabung ANTM–Huayou, Garap Proyek Jumbo EV Bernilai USD5–6 Miliar
Direktur BBCA Serok Saham Harga Bawah Rp2,1 Miliar
TOWR Mulai Buyback Hari Ini! Rp300M Disiapkan, EPS Siap Melesat?
Grup Hapsoro (SINI) Siapkan Capex Tambang Rp510M, Genjot Produksi 2026





