EmitenNews.com -PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) sampaikan pencapaian kinerja keuangan yang sangat impresif pada Kuartal II (Q2) tahun buku 2026 dengan mencatatkan lonjakan laba bersih sebesar 600%  (year-on-year).

Perseroan membukukan pendapatan bersih sepanjang enak bulan pertama tahun 2026 sebesar Rp19,95 miliar atau naik dari Rp15,24 miliar di 2025. Sedangkan untuk pos laba tahun berjalan naik signifikan jadi Rp1,87 miliar dari Rp258,84 juta di periode Juni 2025.

Pertumbuhan fantastis ini mencerminkan fundamental perseroan yang semakin kokoh sekaligus mengukuhkan posisi KDTN sebagai emiten dengan portofolio unggul di sektor properti bidang hospitality industri nasional.

Pertumbuhan kinerja keuangan perseroan ditopang dengan naiknya tingkat hunian hotel yang mencapai 67,5% , sehingga hal tersebut berdampak kepada lonjakan pendapatan bersih yang naik 30%,  serta Laba yang melesat hingga 623% dibanding Juni 2025 lalu. Kenaikan omzet ini terjadi seiring dengan optimalisasi operasional seluruh jaringan hotel milik KDTN dimana 5 hotel KDTN tersebut berlokasi di Rest Area dalam tol.

Disisi lain Manajemen KDTN juga berhasil menjaga efektifitas kerja dan efisiensi biaya dengan sangat baik sehingga peningkatan biaya operasional tetap terjaga pada level yang proporsional dan berada di bawah laju pertumbuhan pendapatan.

BACA JUGA: KDTN Rombak Manajemen, Perubahan Pengendali Semakin Dekat

Berdasarkan Keterbukaan Informasi sebelumnya  KDTN juga berhasil melakukan pelunasan utang bank  pada periode Q-2 2026 , dimana langkah strategis tersebut berhasil memangkas beban keuangan secara signifikan, memperkuat struktur permodalan, serta menciptakan ruang likuiditas yang lebih sehat bagi perseroan untuk menopang ekspansi jangka panjang.

Menariknya, pencapaian luar biasa ini berhasil diraih di tengah proses negosiasi dengan Ruby Mining Hongkong Ltd yang hingga saat ini masih terus berjalan. Hal tersebut membuktikan fokus dan komitmen kuat manajemen yang tetap mampu menjaga ritme bisnis dan mencatatkan kinerja operasional yang gemilang tanpa terganggu oleh proses strategis eksternal yang sedang berlangsung.

Direktur Utama PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN), Rudy Susanto  mengatakan, "Pertumbuhan okupansi KDTN melesat dikarenakan kerja keras & kerja cerdas perseroan didalam menyikapi pergeseran trend pariwisata dan prilaku wisatawan saat ini, selain hal tersebut di tahun 2026 ini seluruh hotel milik perseroan (yang berlokasi di rest area)  telah beroperasional secara penuh. Peningkatan kesadaran para pengendara dan tingginya kebutuhan tempat istirahat yang representative dan praktis pada jalur tol juga menjadi faktor utama meningkatnya  kinerja hotel di Rest Area”. 

“Dalam kondisi ekonomi yang masih terasa berat ini Manajemen KDTN berhasil membuktikan bahwa dengan kreatifitas, pengelolaan yang profesional & transparant, bisnis pada hospitality industri ini  tetap memiliki portofolio yang sangat prospektif, dimana hal ini dibuktikan dengan melesatnya pendapatan KDTN” tutup Rudy.