DMMX Ungkap Langkah Baru Dukung Bisnis
:
0
Potret lobby perusahaan PT Digital Mediatama Maxima Tbk. (DMMX). FOTO - Doc. DMMX
EmitenNews.com - PT Digital Mediatama Maxima Tbk. (DMMX) emiten yang begerak di bidang jasa platform media digital ini resmi mendirikan anak perusahaan terbaru bernama PT Surya Mediatama Maxima pada Minggu (31/8/2025).
Corporate Secretary DMMX, Risa Pramesti, dalam keterangan tertulis Selasa (2/9) menyampaikan bahwa komposisi kepemilikan saham perseroan di PT Surya Mediatama Maxima sebesar 55% atau senilai Rp110 juta.
Risa Pramesti menjelaskan, pembentukan entitas baru ini diharapkan dapat meningkatkan serta mendukung kegiatan komersial dan operasional perusahaan.
Pendirian anak usaha tersebut dituangkan dalam Akta Pendirian Perseroan Terbatas Nomor 44 tertanggal 31 Agustus 2025, di hadapan Notaris Chrystofer, SH., M.Kn.
"Pembentukan PT Surya Mediatama Maxima ini diharapkan mampu memberikan dukungan terhadap kegiatan usaha utama perseroan serta berkontribusi positif bagi laporan keuangan konsolidasi kami," ujar Budiasto Kusuma dalam keterangan tertulis Selasa (2/9).
Adapun, pendirian anak usaha ini tidak menimbulkan dampak hukum maupun risiko terhadap kelangsungan usaha perseroan.
Selain itu, dalam keterangannya DMMX memastikan bahwa transaksi ini juga melibatkan afiliasi di jajaran pengurus, namun tetap selaras dengan strategi utama perusahaan.
Sebagai informasi, kesepakatan pembentukan Perusahaan Patungan (Joint Venture) antara Badan Usaha Milik Muhammadiyah (BUMM) yakni PT Surya Ahda Digital (SADIGI) dan kampus Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (ITB-AD) yang sempat ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU pada Rabu (26/6/2025).
Related News
SCG Buang 12,85 Miliar Saham TPIA, Siapa yang Tampung?
BLUE Pastikan Bagi Dividen, Total Rp14,21 Miliar
MEDC Segera Bagi-Bagi Dividen Lagi, Catat Jadwal Pentingnya
Dividen PSAB Rp105 per Saham Distribusi 30 Juni, Cek Jadwal Lengkapnya
Dapat Restu, Grup Bakrie (ENRG) Gelar Rights Issue 13,5 Miliar Saham
TUGU Panen Kontribusi Anak Usaha, Laba 2025 Pratama Tembus Rp95 Miliar





