Dongkrak Hasil Perikanan, KKP akan Adopsi Teknologi Budidaya Tuna dari Turki
:
0
Ilustrasi Indonesia akan adopsi budidaya tuna dari Turki. dok. KKP. BeritaSatu.
EmitenNews.com - Pemerintah akan mengadopsi teknologi budidaya ikan tuna dari Turki. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengunjungi lokasi budidaya pembesaran tuna di laut Izmir, Turki. Teknologi budidaya ini siap diadopsi Indonesia untuk mendongkrak hasil perikanan bernilai ekonomi tinggi tersebut.
"Beberapa wilayah perairan kita merupakan tempatnya ikan tuna, sehingga kita perlu inovasi agar komoditas ini produktivitasnya meningkat dan keberlanjutannya terjaga," ujar Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono dalam siaran resmi KKP di Jakarta, Rabu (24/1/2024).
Dalam siaran pers KKP itu, disebutkan kunjungan Menteri Sakti Wahyu Trenggono bertepatan saat dilakukan panen tuna. Ikan-ikan hasil panen langsung dibawa ke Jepang menggunakan kapal angkut.
"Tuna dibekukan di kapal pada suhu minus 60 C dan langsung berlayar ke Jepang. Ini yang membuat kualitas tuna terjaga dan harganya semakin tinggi. Harga tuna ditentukan berdasarkan grade di pasarnya," katanya.
Indonesia salah satu negara pengekspor tuna di pasar dunia. Berdasarkan data KKP, tuna bersama tongkol dan cakalang termasuk sebagai komoditas unggulan ekspor hasil perikanan Indonesia dengan nilai USD927,18 juta pada tahun 2023.
Related News
Stabil! S&P Global Ratings Beri INALUM Peringkat BBB-
Inflasi AS Tekan Emas Dunia, Antam Turun Rp25.000/Gram
Minyak Dunia Melonjak, Pemerintah Tetapkan ICP Agustus USD89,43
Perketat Pengawasan BBM Subsidi, Pertamina Ambil Alih SPBU Nakal
CPI Perkuat Ekspektasi Bunga Fed Naik, Emas Tertahan di USD4.300
Pasar AS Wait and See Menanti CPI, Wall Street Merah 4 Hari





