EmitenNews.com - Bakrie Sumatera Plantations (UNSP) per 30 September 2025 boncos Rp63,46 miliar. Longsor 102,95 persen dari episode sama tahun lalu dengan tabulasi laba Rp2,03 triliun. Dengan hasil itu, rugi bersih per saham dasar dan dilusian menjadi Rp25,39 dari edisi sebelumnya surplus Rp812,64. 

Penjualan Rp1,86 triliun, naik tipis 4,49 persen dari periode sama tahun lalu Rp1,78 triliun. Beban pokok penjualan Rp1,29 triliun, menciut dari edisi sama tahun lalu Rp1,33 triliun. Laba kotor terkumpul Rp575,83 miliar, melejit 28,23 persen dari episode sama tahun lalu senilai Rp449,03 miliar. 

Beban penjualan Rp25,05 miliar, menciut dari Rp35,6 miliar. Beban umum dan administrasi Rp240,42 miliar, susut dari Rp278,73 miliar. Rugi selisih kurs Rp242,78 miliar, drop dari untung Rp134,96 miliar. Penghasilan keuangan Rp5,48 miliar, turun dari Rp7,64 miliar. Pembalikan rugi penurunan nilai Rp667 juta.

Beban keuangan Rp64,66 miliar, menciut dari Rp161,61 miliar. Lain-lain Rp7,89 miliar, drop dari surplus Rp1,97 triliun. Laba sebelum beban pajak penghasilan Rp1,17 miliar, ambruk dari Rp2,08 triliun. Rugi bersih Rp63,46 miliar, longsor dari episode sama tahun sebelumnya dengan laba Rp2,03 triliun. 

Defisiensi modal Rp5,34 triliun, bengkak dari akhir tahun sebelumnya Rp5,27 triliun. Defisit Rp12,67 triliun, bengkak dari Rp12,61 triliun. Total liabilitas Rp8,84 triliun, bengkak dari akhir 2024 senilai Rp8,49 triliun. Jumlah aset Rp3,5 triliun, melonjak signifikan dari akhir tahun lalu Rp3,21 triliun. (*)