Drop 105 Persen, Maret 2024 Wilton (SQMI) Rugi Rp13,56 Miliar
Ladang area pertambangan besutan Wilton Makmur Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Wilton Makmur Indonesia (SQMI) per 31 Maret 2024 tekor Rp13,56 miliar. Bengkak 105 persen dari episode sama tahun lalu minus Rp6,60 miliar. Dengan hasil itu, rugi per saham ikut bengkak menjadi Rp0,87 dari sebelumnya Rp0,43.
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan Rp136,11 juta, anjlok 85 persen dari edisi sama tahun lalu Rp969,49 juta. Beban pokok penjualan Rp132,78 juta, susut dari posisi sama tahun lalu senilai Rp812,50 juta. Laba kotor tercatat Rp3,33 juta, melorot 97 persen dari periode sama tahun lalu Rp156,98 juta.
beban operasi lapangan Rp5,36 miliar, bengkak dari Rp2,8 miliar. Beban umum dan administrasi Rp5,11 miliar, berkurang dari sebelumnya Rp6,74 miliar. Kerugian selisih kurs Rp1,33 miliar, jeblok 148 persen dari edisi sama tahun lalu untung Rp2,73 miliar. Pendapatan Rp24,71 juta, melambung 2,7 juta persen dari edisi sama tahun lalu minus Rp914.
Total beban usaha Rp11,79 miliar, bengkak 73 persen dari posisi sama tahun lalu Rp6,81 miliar. Rugi usaha tercatat Rp11,78 miliar, bengkak 76 persen dari fase sama tahun lalu Rp6,66 miliar. Pendapatan keuangan Rp245,32 juta, melejit dari Rp127,87 juta. Pajak final atas pendapatan keuangan Rp49,06 juta, bengkak dari Rp25,57 juta.
Beban keuangan Rp637,84 juta, bengkak dari edisi sama tahun lalu Rp180,10 juta. Total beban lain-lain bersih Rp441,58 juta, bengkak dari posisi sama tahun lalu Rp77,80 juta. Rugi sebelum pajak penghasilan Rp12,23 miliar, bengkak dari Rp6,74 miliar. Beban pajak penghasilan Rp1,57 miliar dari nihil. Rugi bersih periode berjalan Rp13,80 miliar, bertambah dari Rp6,74 miliar.
Total ekuitas tercatat Rp90,95 miliar, mengalami koreksi dari akhir tahun lalu Rp104,76 miliar. Akumulasi defisit Rp450,46 miliar, naik dari akhir 2023 senilai Rp436,90 miliar. Total liabilitas Rp426,20 miliar, bengkak dari Rp404,28 miliar. Jumlah aset terkumpul Rp517,16 miliar, menanjak dari akhir tahun lalu Rp509,05 miliar. (*)
Related News
Penjualan Melonjak, Laba Bersih BEEF Tumbuh 25,51 Persen di 2025
BAIK Segarkan Dewan Komisaris, Ini Komposisi Terbarunya
Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catatkan Laba di 2025
Penjualan ENZO Susut 30,49 Persen, Laba Berbalik Rugi di 2025
GJTL Catat Penjualan Turun di Rp17,66T, Laba Naik 5 Persen di 2026
Senyap, Manuver TP Rachmat Borong 77,2 Juta Saham ADRO





