Drop 66 Persen, Indoritel (DNET) Maret 2024 Catat Laba Rp71 Miliar
:
0
KINERJA - Pengurus Indoritel Makmur berbincang-bincang di sela-sela RUPS Tahunan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indoritel Makmur (DNET) per 31 Maret 2024 membungkus laba bersih Rp71,68 miliar. Drop 66 persen dari episode sama tahun lalu Rp211,90 miliar. Dengan hasil itu, laba per saham dasar tersisa Rp5,05 dari posisi sebelumnya Rp14,94.
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan Rp345,20 miliar, naik tipis 4 persen dari sebelumnya Rp331,66 miliar. Bagian laba dari entitas asosiasi dan ventura bersama Rp8,86 miliar, menyusut dari Rp120,40 miliar. Beban penjualan Rp209,15 miliar, bengkak dari Rp179,20 miliar. Beban umum dan administrasi Rp39,10 miliar, naik tipis dari Rp23,76 miliar.
Pendapatan lainnya Rp7,44 miliar, turun tipis dari sebelumnya Rp10,34 miliar. Laba usaha Rp113,24 miliar, merosot 56 persen dari edisi sama sebelumnya Rp259,44 miliar. Penghasilan keuangan Rp131,54 miliar,
Surplus 12 persen dari Rp117,20 miliar. Biaya keuangan Rp136,09 miliar, bengkak tipis dari edisi sama tahun lalu Rp129,37 miliar.
Laba sebelum pajak penghasilan Rp108,69 miliar, susut 56 persen dari posisi sama tahun lalu Rp247,26 miliar. Beban pajak penghasilan Rp23,87 miliar, bengkak 113 persen edisi sama tahun lalu Rp11,17 miliar. Laba periode berjalan Rp84,82 miliar, merosot 64 persen dari sebelumnya Rp236,09 miliar.
Total ekuitas tercatat Rp13,16 triliun, mengalami lonjakan tipis dari akhir tahun sebelumnya Rp13,07 triliun. Jumlah liabilitas terakumulasi Rp7,28 triliun, mengalami pengurangan dari edisi akhir 2023 sebesar Rp7,63 triliun. Total aset terkumpul Rp20,44 triliun, turun tipis dari akhir tahun lalu Rp20,71 triliun. (*)
Related News
DSSA Lepas 9,63 Miliar Saham Treasury Mulai 10 Agustus, Siap Tampung?
Harga Rights Issue AHAP Rp50, Anthoni Salim via ACA Serap Rp109,5M
VISI Lunasi Utang BCA Usai Raffi-Nagita Masuk, Liabilitas Turun 82%
ABMM Kebut Produksi Tambang Aceh, Laba Semester I Melonjak 42 Persen
APLN Agresif Pangkas Utang, Kinerja Semester I Ikut Melonjak
Pendapatan KIJA Susut 11 Persen, Recurring Income Malah Dominan





