Dua dari Empat Saham Disorot Bursa, Masih Cetak ARA
Lantai perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyoroti pergerakan tidak wajar pada empat saham yakni, IBOS, BATA, POLA, dan JGLE, setelah harga saham-saham tersebut melesat tajam dalam beberapa waktu terakhir.
Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) resmi diterbitkan dan mulai efektif diberlakukan Selasa (13/1).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono menegaskan bahwa penerbitan UMA bertujuan meningkatkan kewaspadaan investor atas volatilitas harga saham.
Pasca terbit pengumuman UMA, dua saham justru masih melaju kencang. JGLE kembali menyentuh Auto Rejection Atas (ARA) dengan kenaikan 9,33 persen ke level Rp82, disusul BATA yang juga mengunci ARA 9,09 persen di Rp108. Sebaliknya, POLA terkoreksi 1,30 persen ke Rp76, sementara IBOS tertekan 6,25 persen ke Rp105.
Saham JGLE mencatat reli sepanjang satu bulan terakhir, saham ini melonjak 148,48 persen, sementara dalam tiga bulan terakhir melesat hingga 256,52 persen.
Saham BATA juga tak kalah agresif, dengan penguatan 54,29 persen dalam sepekan, 68,75 persen dalam sebulan, dan 96,36 persen secara triwulanan dari level Rp55.
Adapun saham IBOS menguat naik 13,04 persen dalam sepekan, 33,33 persen dalam sebulan, dan 52,90 persen dalam tiga bulan terakhir. Sementara itu, POLA mencatat kenaikan 28,81 persen dalam sepekan, 46,15 persen dalam sebulan, dan 72,73 persen dalam periode triwulanan. (*)
Related News
Reformasi Free Float 15 Persen: Milestone 1–3 Tahun Disiapkan OJK–BEI
Disclosure Data Transaksi Pemegang Saham di Atas 1 Persen Resmi Dibuka
Free Float Besar Tak Jamin Likuid, BEI Siapkan Peta Konsentrasi Saham
Demutualisasi BEI, DPR Komisi XI Beber Private Placement Dulu Baru IPO
254 Emiten Masuk Daftar Efek Liquidity Provider BEI per Maret 2026
2 Sekuritas Ini Dapat Mandat Liquidity Provider, BEI Tawarkan Insentif





