Dua Saham Berlanjut FCA Usai Lepas Suspensi, RLCO Jatuh ARB
Lantai perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. FOTO-Istimewa
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan saham PT Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO) dan PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk. (SIPD) setelah masa suspensi berakhir.
Imbas suspensi panjang yang diderita sebelumnya, kedua saham tersebut langsung berlanjut disanksi skema Full Call Auction (FCA) kategori 10 yang berlaku selama satu pekan ke depan.
Pada pembukaan perdagangan Jumat (30/1/2026), saham RLCO tercatat melemah 850 poin terkapar di harga terendah harian atau 9,77 persen menyentuh Auto-Rejection Bawah (ARB) di Rp7.850 per saham.
Padahal sebelum disuspensi, sejak harga Initial Public Offering (IPO) di Rp168, saham emiten pengolah sarang burung walet tersebut sebelumnya mencatatkan 5.078 persen kenaikan setara melejit 853.200 poin di Rp8.700 per saham.
Sementara itu, emiten saham poultry yakni, SIPD justru melonjak mentok di Auto-Rejection Atas (ARA) naik 155 poin atau 9,69 persen ke harga Rp1.755 per saham.
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono menjelaskan bahwa pembukaan suspensi bertujuan menjaga perdagangan saham tetap berlangsung secara teratur, wajar, dan efisien. (*)
Related News
Pasar Masuk Fase Distribusi, Mirae Sarankan Cermati Saham Defensif
IHSG Bangkit! Saham Industri dan Konsumer Jadi Motor Penguatan
MAMI Caplok Schroders Indonesia, Dana Kelolaan Gabungan Nyaris Rp180T
Menghijau, IHSG Sesi I (1/4) Melejit 1,45 Persen ke 7.150
Harga Referensi CPO Periode April 2026 Naik, HPE Kakao Turun
Meski Harga Tak Naik, Pertamina Ajak Masyarakat Hemat BBM





