Dunia Bisnis Berubah, Menkop Minta Pelaku Industri Furnitur Bidik Pasar Alternatif

Ilustrasi industri furnitur diminta gali potensi pasar alternatif. dok. SINDOnews.
EmitenNews.com - Para pelaku industri furnitur dan kerajinan diminta membidik potensi pasar-pasar alternatif, setelah adanya perubahan kondisi pasar-pasar tradisional. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki mengungkapkan, industri furnitur memiliki peran penting. Pasalnya, mayoritas merupakan pelaku industri kecil dan menengah (IKM) serta UMKM yang menyerap lapangan kerja yang besar.
"Dalam beberapa tahun ke depan kita harus membidik pasar-pasar alternatif, tidak hanya Amerika dan Eropa, tapi juga ke Timur Tengah. Itu penting karena dunia sedang mengalami perubahan," kata Menkop UKM Teten Masduki dalam peluncuran nasional pameran furnitur dan kerajinan IFFINA 2023, di Jakarta, Selasa (9/5/2023).
Data yang ada menunjukkan, industri furnitur memiliki peran penting, karena mayoritas merupakan pelaku industri kecil dan menengah (IKM) serta UMKM yang menyerap lapangan kerja yang besar.
Persoalannya, terjadi pergeseran landscape ekonomi dunia, yang mengharuskan Indonesia mencari pasar baru yang lebih potensial mendukung pertumbuhan industri mebel. Di antaranya, Timur Tengah.
“Timur Tengah saya kira masih cukup baik dan tumbuh. Begitu juga Asia. Itu yang harus kita bidik," kata Teten Masduki. ***
Related News

Indonesia Siapkan Langkah Strategis Respons Tarif Resiprokal AS

PTPP Hadirkan Inovasi dan Keunikan Pembangunan Terowongan di Samarinda

Balas Indonesia dengan Tarif Impor 32 Persen, Ini Alasan Trump

Hadapi Aksi Trump, Ekonom Ini Sarankan RI Evaluasi Kebijakan Dagang

Program JETP Jalan Terus, Sudah Masuk Rp18,15T Untuk 54 Proyek

Usai Semua Saham BUMN Masuk Danantara, Ini Harapan Sang CEO