Efisiensi Beban Dongkrak Laba AALI 55 Persen pada Semester I
:
0
Potret aktivitas ?PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI). Foto: Astra Agro Lestari
EmitenNews.com - PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) membukukan pendapatan Rp15,25 triliun pada semester I 2026, meningkat 5,61 persen dari Rp14,44 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya. Alhasil, laba yang dapat diatribusikan ke entitas induk turut meningkat 55,25 persen dari Rp702,12 miliar menjadi Rp1,09 triliun di semester I 2026.
Capaian itu ditopang efisiensi dari sisi beban di mana secara keseluruhan tercatat melandai 20 persen dari Rp1,25 triliun menjadi Rp1,00 triliun. Sehingga, mengerek laba per saham menjadi Rp570,94 per saham dari sebelumnya Rp364,80 per saham.
Sejalan dengan tumbuhnya pendapatan dan laba, menilik cashflow AALI, penerimaan dari pelanggan tercatat naik 7,96 persen menjadi Rp15,19 triliun dari sebelumnya Rp14,07 triliun. Namun, karena terdapat peningkatan pembayaran di beberapa segmen, posisi akhir arus kas dari aktivitas operasi tercatat Rp3,34 triliun, turun 13,02 persen dari sebelumnya Rp3,84 triliun.
Dari sisi aktivitas investasi, AALI gencar melakukan penambahan aset tetap dengan peningkatan 20,42 persen sebesar Rp91,88 miliar dari sebelumnya hanya Rp76,30 miliar, termasuk penambahan tanaman produktif dengan menggelontorkan Rp242,71 miliar, naik 39,88 persen dibanding sebelumnya Rp173,52 miliar.
Sementara dari sisi aktivitas pendanaan, arus kas bersihnya tercatat Rp681,29 miliar, naik 42,59 persen dari sebelumnya Rp477,78 miliar. Hal ini dikarenakan terdapat peningkatan pembayaran dividen kas, dan pembayaran dividen kas kepada pemegang saham non-pengendali, masing-masing menjadi Rp644,70 miliar dan Rp34,84 miliar.
Hingga akhir semester I 2026, kas dan setara kas akhir tahun AALI tercatat Rp5,14 triliun.
Sedangkan menilik neraca, AALI membukukan total aset sebesar Rp28,85 triliun pada semester I 2026, meningkat 6,69 persen dari sebelumnya Rp27,04 triliun per akhir tahun 2025. Terdiri dari total aset lancar sebesar Rp10,99 triliun dan aset tidak lancar sebesar Rp17,85 triliun.
Liabilitas tercatat naik 47,22 persen dari Rp2,88 triliun menjadi Rp4,24 triliun, di mana liabilitas jangka pendek dan jangka panjang mengalami peningkatan, masing-masing Rp3,30 triliun dan Rp947,06 miliar. Sedangkan total ekuitas tercatat Rp24,60 triliun, naik 1,86 persen dibandingkan sebelumnya sebesar Rp24,15 triliun.
Pada perdagangan intraday Kamis (30/7) saham AALI terpantau menguat 4,23 persen atau naik 275 poin ke level Rp6.775. Lalu, dalam sebulan terakhir saham AALI tercatat telah menguat 13,87 persen atau naik 825 poin.
Related News
MAPA Catat Laba Bersih Rp865 Miliar di Semester I-2026, Naik 32 Persen
Meroket 493 Persen, PANI Catat Laba Rp1,66 Triliun Semester I
Bobby Gafur Lepas Lagi Saham OASA, Berapa Porsinya Sekarang?
5 Saham Ini Digembok BEI, Ada Emiten Grup Sinarmas!
Semester I, Emiten Aguan (CBDK) Raup Laba Melejit 223 Persen
Pendapatan Susut, Semester I Laba WTON Tumbuh Minimalis





