Ekonomi AS Membaik, Rupiah Kembali Melemah
:
0
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan hari Senin (9/12) kembali melemah. Pelemahan rupiah tak lepas dari perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).
EmitenNews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan hari Senin (9/12) kembali melemah. Pelemahan rupiah tak lepas dari perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).
Pada awal perdagangan Senin, rupiah turun menjadi Rp15.854 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp15.845 per dolar AS.
"Rupiah berpotensi melemah hari ini dengan beragam data dan event yang terjadi di akhir pekan kemarin seperti Data Non Farm Payrolls AS bulan November menunjukkan hasil yang lebih bagus dari proyeksi, 227 ribu versus 220 ribu," prediksi pengamat pasar uang, Ariston Tjendra di Jakarta, Senin.
Selain itu, Ariston menuturkan tingkat kepercayaan konsumen AS bulan Desember juga menunjukkan hasil yang lebih bagus dari sebelumnya, yakni 74 dibanding sebelumnya 71,8. Hal tersebut menunjukkan ekonomi AS yang membaik.
Beberapa petinggi bank sentral AS atau The Fed yang berbicara di akhir pekan lalu mengomentari peluang The Fed memperlambat laju penurunan suku bunga acuannya.
Di sisi lain, konflik yang memanas di Timur Tengah, dengan jatuhnya Ibu Kota Suriah ke tangan pemberontak bisa memicu kekhawatiran pasar bahwa eskalasi akan berlanjut.
Ariston mengatakan peluang pelemahan rupiah ke arah Rp15.880 per dolar AS sampai dengan Rp15.900 per dolar AS, dengan potensi support di sekitar Rp15.820 per dolar AS hari ini.(*)
Related News
Kemerosotan Sektor Industri Nasional Ujian Bagi Menperin Baru
Kemenkeu Komit Jaga Defisit 3 Persen dan Rasio Utang 60 Persen
WTI Anjlok 4 Persen Pasca Isu Eropa Rilis Cadangan Minyak
Ekonom Senior Ini Perkuat Kemenko Perekonomian, Kita Tunggu Kiprahnya
Tax Holiday Berakhir, Pemerintah Siapkan Skema Baru Insentif Investasi
Emas Global dan Antam Tertekan Penguatan Dolar AS





