Ekspansi hingga Ke Afrika Timur, Sido Muncul (SIDO) Patok Penjualan Naik 15 Persen
Menurut Billy, turunnya penjualan herbal and supplement pada paruh pertama tahun dipengaruhi kenaikan harga rata-rata sejumlah bahan pangan dan kebutuhan pokok. Ia menyebutkan, mayoritas perusahaan fast moving consumer goods (FMCG) menaikkan harga jual produk mereka di tengah kenaikan harga bahan baku saat ini.
Related News
Aksi Borong Direksi! Saham SIDO Dibeli di Harga Rp515 per Lembar
WOMF Bagi Dividen Rp12,28 per Saham, Catat Tanggal Pentingnya!
Danantara Caplok PNM Investment Management, Nilai Transaksi Rp345M
RUPSLB TAYS Rombak Direksi dan Komisaris
Kinerja 2025 Solid, MTEL Siap Dukung Pemerataan Digitalisasi Nasional
Pendapatan Merosot, Laba CASA Terkoreksi 7,3 Persen di 2025





