Ekspansi ke IKN, Surge (WIFI) Gandeng BUMN Master Developer
Optimalkan Akselerasi Infrastruktur Digital Nasional PT Solusi Sinergi Digital Tbk dan PT Bina Karya (Persero) Akan Jalin Kerja Sama Strategis dalam Pembangunan dan Pengembangan Infrastruktur Information and Communication Technology (ICT) di Ibu Kota Nusantara. DOK/WIFI
EmitenNews.com -PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge, perusahaan infrastruktur digital terintegrasi, akan menjalin kerja sama strategis dengan PT Bina Karya (Persero) untuk mendukung perencanaan, pembangunan, serta pengembangan infrastruktur Information and Communication Technology (ICT) di Ibu Kota Nusantara (IKN). Kolaborasi ini merupakan langkah nyata dalam mengoptimalkan akselerasi pembangunan infrastruktur digital nasional, sejalan dengan agenda transformasi digital jangka panjang Indonesia.
Kerja sama ini bertujuan memperkuat konektivitas digital di Nusantara melalui pengembangan dan penyediaan infrastruktur ICT yang andal, skalabel, dan berorientasi pada masa depan. Ruang lingkup kolaborasi mencakup pembangunan jaringan serat optik, infrastruktur akses broadband, sistem konektivitas terintegrasi, serta berbagai solusi digital lainnya yang dibutuhkan untuk mendukung operasional pemerintahan, aktivitas usaha, dan kehidupan masyarakat di IKN.
Sebagai pusat pemerintahan dan pertumbuhan ekonomi baru Indonesia, Nusantara dirancang sebagai ibu kota yang cerdas, berkelanjutan, dan inklusif. Keberadaan infrastruktur ICT yang kuat menjadi elemen kunci dalam mewujudkan visi tersebut, melalui penyelenggaraan layanan publik yang lebih efisien, penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital, percepatan aktivitas ekonomi, serta penyediaan akses konektivitas yang merata bagi seluruh pemangku kepentingan di ibu kota baru.
Kolaborasi antara SURGE dan PT Bina Karya (Persero) sejalan dengan prioritas nasional dalam mempercepat pembangunan infrastruktur digital di seluruh Indonesia. Dengan mengkombinasikan keahlian teknis dan pengalaman operasional SURGE di bidang infrastruktur konektivitas digital, serta mandat dan peran strategis PT Bina Karya dalam proyek-proyek pembangunan nasional, kerja sama ini diharapkan dapat menghasilkan sinergi yang kuat untuk meningkatkan efisiensi, kualitas, dan keberlanjutan jangka panjang pembangunan infrastruktur.
SURGE memiliki rekam jejak yang kuat dalam pengembangan dan pengelolaan infrastruktur digital berskala nasional, kapabilitas end-to-end mulai dari perencanaan hingga operasional jaringan, serta pengalaman dalam menghadirkan solusi konektivitas yang andal dan efisien di berbagai wilayah Indonesia. Keunggulan ini menjadikan SURGE sebagai mitra yang tepat untuk mendukung kebutuhan infrastruktur ICT di IKN yang menuntut standar keandalan, skalabilitas, dan kesiapan teknologi masa depan. Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan jangka panjang Perseroan melalui perluasan portofolio proyek strategis, peningkatan potensi pendapatan berkelanjutan, serta penguatan posisi SURGE dalam pengembangan infrastruktur digital nasional yang bernilai strategis.
Presiden Direktur PT Solusi Sinergi Digital Tbk, Yune Marketatmo, menyampaikan, “Kerja sama strategis ini menegaskan komitmen SURGE dalam mendukung akselerasi pembangunan infrastruktur digital nasional. Nusantara bukan sekadar ibu kota baru, tetapi juga representasi masa depan Indonesia. Melalui kolaborasi yang erat dengan PT Bina Karya, kami berkomitmen untuk berkontribusi dalam membangun ekosistem ICT yang tangguh, skalabel, dan siap menghadapi kebutuhan masa depan, untuk mendukung layanan pemerintahan, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta menghadirkan akses digital yang inklusif bagi masyarakat di IKN.”
Ia menambahkan bahwa infrastruktur digital merupakan fondasi utama dalam memperkuat daya saing nasional jangka panjang. “Konektivitas yang andal menjadi kunci dalam membuka peluang produktivitas, inovasi, dan inklusi sosial. Keterlibatan SURGE dalam pengembangan infrastruktur ICT di Nusantara mencerminkan visi jangka panjang perusahaan untuk berperan aktif dalam membangun fondasi digital Indonesia, tidak hanya di IKN, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem digital nasional yang lebih luas.”
Melalui kerja sama ini, kedua pihak juga akan menjajaki penerapan teknologi inovatif serta praktik terbaik dalam pembangunan infrastruktur ICT, untuk memastikan sistem digital di Nusantara mampu menjawab kebutuhan masa depan dengan tetap menjunjung tinggi standar keamanan, keandalan, dan keberlanjutan. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung terwujudnya ekosistem digital terintegrasi di IKN, yang memungkinkan komunikasi yang lebih efisien, mendukung implementasi konsep smart city, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat, pelaku usaha, dan institusi pemerintahan yang beroperasi di ibu kota baru.
Presiden Direktur PT Bina Karya (Persero), Boyke Prasetyanto, menyampaikan, “Berdasarkan pidato Presiden, disebutkan adanya layanan internet terjangkau, yaitu SURGE. Hal inilah yang mendorong PT Bina Karya (Persero) untuk menjalin kemitraan dengan SURGE. Selain itu, SURGE akan menghadirkan layanan fixed wireless access melalui produk IRA. Meskipun IRA beroperasi di Jawa, Papua dan Maluku saja, layanan SURGE lainnya seperti FTTH berpotensi melayani sekitar 25.000 penduduk di ibu kota, sehingga masyarakat dapat mengakses internet melalui layanan SURGE dengan biaya yang lebih terjangkau. Diharapkan kolaborasi ini dapat mendukung pengembangan teknologi komunikasi di Ibu Kota Nusantara.”
Kerja sama strategis ini semakin memperkuat posisi SURGE sebagai salah satu pelaku utama dalam lanskap infrastruktur digital nasional, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung berbagai inisiatif pemerintah yang mendorong pembangunan nasional dan transformasi digital Indonesia.
Related News
Saham-Saham Ini Tampil Sangar, Usai Pertemuan 5 Konglo di Hambalang
Sempat Molor, PSAB Tuntaskan Divestasi Tambang Emas Rp8,8 Triliun
Pendapatan Oke, Laba FUJI Terpangkas 24,29 Persen
Melejit 127 Persen, UNVR Bukukan Laba Rp7,64 Triliun
Refinancing, PALM Tawarkan Obligasi Rp939 Miliar
Anjlok 15 Persen, Laba ELPI 2025 Sisa Rp213,3 Miliar





