Emiten Grup Lippo (MLPT) Sebar Dividen Interim Rp206M, Intip Jadwalnya

Gambar emiten PT Multipolar Technology Tbk (MLPT)
EmitenNews.com - PT Multipolar Technology Tbk (MLPT), emiten teknologi dari Grup Lippo, akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2024 dengan total nilai mencapai Rp206,25 miliar.
Keputusan pembagian dividen ini didasarkan pada keputusan Direksi Perseroan yang diambil pada 9 Agustus 2024, dan telah disetujui oleh Dewan Komisaris pada 12 Agustus 2024.
"Perseroan akan melaksanakan pembagian dividen interim tunai sebesar Rp110 per saham untuk tahun buku 2024," ujar manajemen MLPT dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (13/8).
Pembagian dividen ini didasarkan pada data keuangan perusahaan per 30 Juni 2024. Hingga tanggal tersebut, MLPT berhasil membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp239,66 miliar.
Selain itu, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat sebesar Rp452,87 miliar, dengan total ekuitas perusahaan mencapai Rp747,47 miliar.
Berikut adalah jadwal pembagian dividen interim MLPT untuk tahun buku 2024:
- Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 21 Agustus 2024.
- Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 22 Agustus 2024.
- Cum dividen di pasar tunai: 23 Agustus 2024.
- Ex dividen di pasar tunai: 26 Agustus 2024.
- Recording date: 23 Agustus 2024 pukul 16.00 WIB.
- Pembayaran dividen: 6 September 2024.
Sebagai informasi tambahan, saham MLPT mengalami lonjakan harga sebesar 5,86 persen, ditutup pada harga Rp1.535 per saham dalam perdagangan Selasa ini.
Peningkatan ini menunjukkan respons positif pasar terhadap pengumuman pembagian dividen, mencerminkan keyakinan investor terhadap kinerja keuangan MLPT di tengah tantangan ekonomi yang ada.
Related News

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG