Seizin Investor, CYBR Usul Stock Split 1:2 Jadi 13,4 Miliar Saham
Potret booth stand ITSEC Asia (CYBR) dalam suatu expo. Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - PT ITSEC Asia Tbk. (CYBR) mengumumkan rencana pemecahan saham atau stock split dengan rasio 1:2 guna meningkatkan likuiditas perdagangan saham sekaligus memperluas basis investor.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (10/3/2026), rencana aksi korporasi tersebut akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 16 April 2026.
Prospektus ringkas CYBR menjelaskan bahwa melalui pelaksanaan stock split tersebut, jumlah saham beredar CYBR akan meningkat dari 6.713.711.540 lembar saham menjadi sekitar 13.427.423.080 lembar saham. Sementara itu, nilai nominal saham akan menyesuaikan dari Rp25 per saham menjadi Rp12,50 per saham.
“Proposal ini memerlukan persetujuan dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan untuk 16 April 2026,” tulis manajemen CYBR dalam prospektus ringkas.
Perseroan berharap aksi korporasi ini dapat membuat harga saham menjadi lebih terjangkau bagi investor ritel, memperluas basis investor, sekaligus meningkatkan volume transaksi saham di pasar.
Selain itu, CYBR juga memiliki Waran Seri I dengan kode CYBR-W yang tercatat di BEI. Seiring pelaksanaan stock split, jumlah waran yang belum dilaksanakan akan meningkat dari 240.230.562 waran menjadi sekitar 480.461.124 waran, sementara harga pelaksanaan waran menyesuaikan dari Rp400 menjadi Rp200 per waran.
Jika memperoleh persetujuan pemegang saham, perseroan menargetkan perdagangan saham dengan nilai nominal baru mulai berlaku pada 26 Mei 2026.
Related News
Gandeng Taiheiyo Cement, SMGR Terjun ke Bisnis Soil Stabilization
Emiten Perhotelan FITT Batal Akuisisi PT Poseidon Shipping
Mau Ganti Pengendali, Saham Rp1 Geber Private Placement Rp822,9 Miliar
Efek Lebaran! Analis Sebut Saham MYOR, CMRY Berpotensi Hasilkan Cuan
Harga Minyak Melonjak, Tiga Saham Komoditas Ini Masih Diminati Asing
Pengendali RMKO Take Profit 2,9 Persen Saham Rp21,39M Untuk Free Float





