Emiten Pengolahan Kelapa Sawit Dapat Guyuran Kredit Jumbo Rp8,9T BRI
:
0
Emiten pengolahan kelapa sawit PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) mendapatkan fasilitas pinjaman jumbo dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Foto: Citra Borneo Utama
EmitenNews.com - Emiten pengolahan kelapa sawit PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) memperoleh fasilitas pinjaman jumbo dari Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia, Kamis (11/6/2026) Corporate Secretary PT Citra Borneo Utama Tbk Alex Dwi Adha menjelaskan Perseroan telah menandatangani Perjanjian Fasilitas Kredit dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (Bank BRI), Rabu (10/6/2026).
Berdasarkan Perjanjian Fasilitas Kredit, Bank BRI memberikan fasilitas kredit kepada Perseroan dengan jumlah maksimal sebesar Rp8.995.400.000.000 (delapan triliun sembilan ratus sembilan puluh lima miliar empat ratus juta Rupiah).
“Tujuan dari fasilitas kredit ini digunakan untuk modal kerja dan/atau operasional Perseroan dengan jangka waktu plafond kredit selama 24 (dua puluh empat) bulan terhitung sejak tanggal penandatanganan Perjanjian Fasilitas,” kata Alex Dewi.
Kinerja Kuartal Pertama
Sementara itu, meski dibayangi fluktuasi harga komoditas global, perseroan sukses membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 11,57% secara tahunan (yoy) pada kuartal I-2026.
Dalam acara Public Expose yang digelar Kamis (11/6/2026), manajemen CBUT memaparkan bahwa laba bersih perseroan naik menjadi Rp45 miliar pada kuartal I-2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp41 miliar. Pertumbuhan laba ini mengonfirmasi keberhasilan strategi efisiensi dan peningkatan kualitas margin perseroan.
Direktur Utama PT Citra Borneo Utama Tbk, Rorry Christian Tobing, mengungkapkan bahwa meskipun pendapatan perseroan mengalami koreksi tipis sebesar 0,53% menjadi Rp3.377 miliar pada kuartal pertama tahun ini, kualitas laba perusahaan terbukti jauh lebih sehat.
"Penurunan tipis penjualan pada Q1 2026 lebih disebabkan oleh fluktuasi harga komoditas global dan ketidakpastian pasar akibat situasi geopolitik. Namun, efisiensi operasional yang ketat dan fokus kami pada produk hilir bernilai tambah tinggi membuat margin laba usaha tumbuh 19,02% menjadi Rp89 miliar," ujar Rorry.
Pertumbuhan positif pada awal tahun ini melanjutkan tren gemilang sepanjang tahun 2025. Pada tahun lalu, penjualan CBUT melonjak signifikan sebesar 43,05% menjadi Rp13.970 miliar. B
Related News
SMAR Raup Laba Rp2,34 Triliun, Saham Meledak 23 Persen
Bank BJB (BJBR) Bukukan Laba Bersih Rp783 Miliar, Tumbuh 58 Persen
Aset Tembus USD346 Juta, Investor HUMI raih Dividen Rp3 Miliar
Bank Permata (BNLI) Raih DPK Rp189 Triliun, Ada Penurunan 1,9 Persen
Bersama Danantara, BTN Penyalur Terbesar Akad Massal Rumah Subsidi
Prihatin! Rugi AirAsia Indonesia jadi Rp1,45T, Melonjak 85,95 Persen





