Emiten Prajogo Pangestu (TPIA) Umumkan Langkah Ekspansi Besar
Salah satu industri kimia milik TPIA.
EmitenNews.com - PT Chandra Asri Pacific Tbk. (Chandra Asri Group) melalui anak usahanya, PT Chandra Asri Konsultasi (CAK), mengumumkan langkah ekspansi besar dalam penyediaan Shared Service Center (SSC) sebagai bagian dari strategi efisiensi operasional dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Dalam ekspansinya, CAK berencana merekrut lebih dari 200 tenaga kerja baru. Langkah ini tak hanya merefleksikan kebutuhan bisnis yang terus berkembang, namun juga menjadi bentuk kontribusi nyata dalam menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kapasitas talenta Indonesia di sektor industri berbasis teknologi dan administrasi.
CAK yang mulai beroperasi sejak 2024 menyediakan layanan back-office terintegrasi, meliputi keuangan, sumber daya manusia, pengadaan, layanan pelanggan, hingga teknologi informasi (TI). Saat ini, CAK telah dipercaya mengelola operasional administrasi Aster Chemical & Energy Pte. Ltd., anak usaha Chandra Asri yang berbasis di Singapura.
“Model ini memungkinkan operasional Aster di Singapura dikelola efisien dari Indonesia, meningkatkan produktivitas dan memberdayakan talenta lokal,” ujar manajemen dalam keterbukaan informasi, Senin (15/7).
Ke depan, CAK menargetkan menjadi pusat layanan utama bagi seluruh entitas Chandra Asri Group, bahkan memperluas layanan ke mitra eksternal. Ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadikan Indonesia sebagai basis utama dalam pengelolaan bisnis regional yang efisien dan kompetitif.
Andre Khor, CFO Chandra Asri Group, menegaskan komitmen perusahaan terhadap pengembangan SDM. “CAK bukan hanya tentang efisiensi, tapi juga tentang membuka peluang kerja dan meningkatkan kompetensi tenaga lokal yang akan jadi penggerak utama pertumbuhan nasional.”
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, CAK akan secara rutin menggelar program pelatihan dan peninjauan kompetensi untuk memastikan kesiapan tenaga kerja menghadapi kebutuhan industri yang terus berubah.
Related News
Kasus Manipulasi Saham SWAT, OJK Serahkan Tersangka SAS ke Kejaksaan
Ditempatkan di SBN, BVIC Pastikan Dana Pelunasan Obligasi Rp307M Aman
Strategi Baru DILD: Garap Bisnis Data Center Bareng ION Network
Dirut FWCT Lego Habis Seluruh Sahamnya, Raup Rp2,11 Miliar
UNTR Tuntaskan Pembelian Tambang Emas J Resources US$540 Juta
Harga Ngacir Ratusan Persen, Idea Asia Jual 50 Juta Saham IDEA





