Era Graharealty (IPAC) Dirikan Anak Usaha Baru Bidang Kontrak
:
0
Ilustrasi PT Era Graharealty Tbk. (IPAC). dok. EmitenNews.
EmitenNews.com - PT Era Graharealty Tbk. (IPAC), 4 Maret 2024, mendirikan anak usaha baru bernama PT. Kencana Gemilang Propertindo (KGP) berkedudukan di Kota Tangerang, Banten. Perusahaan baru ini, bergerak di bidang Real Estat Atas Dasar Balas Jasa (Fee) atau Kontrak.
Dalam keterangan tertulisnya Rabu (6/3/2024), Direktur Utama IPAC, Darmadi Darmawangsa menuturkan bahwa pendirian KGP modal dasarnya sebesar Rp500 juta yang terbagi atas 500 saham dan modal ditempatkan. Lalu, yang disetor penuh Rp400 juta, terbagi atas 400 saham dengan kepemilikan saham IPAC dalam KGP sebesar 51% atau sebanyak 204 lembar saham, dengan nilai nominal Rp204 juta.
Buyanto Tjiawan memiliki saham sebesar 20% yaitu sebanyak 80 dengan nominal sebesar Rp80 juta dan Kurniawati sebesar 19% atau sebanyak 76 lembar saham, dengan nominal sebesar Rp76 juta. Kemudian, Winda memiliki sebesar 10% atau sebanyak 40 lembar saham, dengan nominal sebesar Rp40 juta.
Pendirian KGP juga telah mendapatkan pengesahan sebagai badan hukum oleh Menkumham RI melalui Surat Keputusan No. AHU0017760.AH.01.01.tahun 2024 berdasarkan Akta Pendirian No. 04 Tanggal 04 Maret 2024 yang dibuat di hadapan Notaris Rieke Caroline S.H., M.KN.
"KGP ini nantinya akan bergerak di bidang Real Estat Atas Dasar Balas Jasa (Fee) atau Kontrak dan diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar serta memperkuat kinerja IPAC," tuturnya.
Susunan Pengurus KGP adalah sebagai berikut :
Komisaris Utama : Aan Andriani Sutrisno
Komisaris : Kurniawati
Direktur Utama : Darmadi Darmawangsa
Direktur : Buyanto Tjiawan
Related News
Tambah Porsi Direktur Ini Beli 1,4 Miliar Saham Impack Pratama (IMPC)
BBCA Sediakan Tabungan Emas di myBCA, Mulai dari 10 Ribu
Tabungan Emas Tumbuh 207 Persen, Begini Catatan BSI (BRIS) Bengkulu
Laba Semester I-2026 Rp4,3T CIMB Niaga (BNGA) Salurkan Kredit Rp247T
Komisaris dan 4 Direktur Kompak Beli Saham Bank Mestika Dharma (BBMD)
Pembiayaan Kendaraan Berbasis Syariah Tumbuh Kuat, Ini Penjelasan BSI





