EmitenNews.com - Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan, akan membentuk subholding di PT PLN (PLN) untuk memperkuat pelayanan dan bisnis listrik yang dilakukan oleh perusahaan negara itu. Pembentukan subholding ini juga diperuntukkan bagi pembangkit listrik.
Menurut Erick, hal ini dimaksudkan agar tidak ada tumpang tindih antara pembangkit dengan PLN batu bara, yang merupakan anak usaha PLN untuk menyediakan batu bara berkualitas dalam penyediaan energi listrik.
Rencananya, akan membentuk holding dan subholding PLN pada 2023 mendatang dan akan dimulai tahun ini secara virtual. "Holding dan subholding PLN sendiri rencananya tahun ini akan virtual dulu, sebelum kita dorong benar-benar menjadi holding dan subholding tahun depan," katanya,Selasa (10/5).
Lebih lanjut Erick menyebutkan, pihaknya sudah melakukan pemetaan. Misalnya, bagaimana subholding PLN salah satunya ada Beyond Kwh yang artinya lebih dari menjual listrik.
"Karena memang kabel-kabel yang sekarang dimiliki oleh PLN memiliki nilai tambah atau value added sendiri, yang kita bisa lakukan tentu membantu penetrasinya dalam digitalisasi," beber Erick.
Related News
Capaian Pertumbuhan Ekonomi 2026 Prabowo VS Anwar, Siapa Memimpin?
Trump Sesumbar Selat Hormuz akan Jadi Wilayah AS
Lunasi Obligasi 7 September, Bank SulutGo Alokasikan Dana Rp750 Miliar
APBN 2027 Target Pertumbuhan 6%, Asumsi Rupiah Rp17.500/USD
Di Sidang MPR, Prabowo akan Usut Direksi BUMN 32 Tahun ke Belakang
Di Sidang MPR Presiden Ungkap Keberhasilan Swasembada 8 Komoditas





