Euro Melemah Tertekan Gelombang Protes Kekerasan di Eropa
:
0
Para pengunjuk rasa berkumpul di Avenue Champs-Élysées selama demonstrasi di Paris pada 17 Oktober 2026. (Foto: AFP)
EmitenNews.com - Mata uang Euro mengalami penurunan hingga 0,5 persen ke level USD1,118 pada perdagangan Senin (19/10), sebelum akhirnya pulih sebagian. Pelemahan ini terjadi seiring maraknya aksi protes yang berujung pada bentrokan kekerasan di Prancis dan sejumlah negara Eropa.
Trading Economics melaporkan gelombang kerusuhan memuncak sepanjang akhir pekan lalu dan meluas ke kota-kota besar di Belgia, Italia, serta Portugal. Eskalasi kondisi keamanan domestik ini memicu kecemasan pelaku pasar dan memberatkan sentimen terhadap mata uang tunggal kawasan tersebut.
Ketidakpastian geopolitik di wilayah Eropa makin membebankan pergerakan mata uang tersebut akibat konflik ketentaraan yang terus berlangsung. Moskow dan Kyiv dilaporkan masih saling menargetkan infrastruktur energi, termasuk serangan Ukraina yang membakar terminal ekspor minyak dan depot penyimpanan di St. Petersburg pada Minggu (18/10).
Ancaman kenaikan biaya energi akibat kerusakan infrastruktur berisiko menekan pertumbuhan ekonomi sekaligus menaikkan tekanan inflasi di Eropa. Mata uang Euro rentan melanjutkan penurunan jika ketegangan geopolitik dan kerusuhan sosial terus memuncak dalam beberapa waktu ke depan.
Mata uang kawasan Eropa ini sebenarnya telah berada di bawah tekanan sejak September lalu. Kondisi tersebut dipicu kekhawatiran pelaku pasar terhadap prospek fiskal Prancis serta kebijakan Bank Sentral Eropa yang cenderung hati-hati terkait penyesuaian suku bunga acuan.
Pelemahan Euro terhadap mata uang USD ini memicu dinamika pasar valuta asing global yang berpotensi memengaruhi pasar keuangan Indonesia. Pergerakan nilai tukar mata uang global serta fluktuasi harga energi Eropa dapat memengaruhi pergerakan kurs Rupiah dan inflasi barang impor di dalam negeri.(*)
Related News
Pasar Saham AS Bangkit Menjelang Rilis Kinerja Emiten
Harga Minyak Turun Tipis ke USD101 Meski Konflik Global Memanas
BVIC Siapkan Rp154,2M untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo 8 November
Jebakan Pinjol Jadi Sinyal Darurat Tekanan Daya Beli Masyarakat
Ekonomi Digital Jadi Mesin Kejar Investasi Rp2.258 T
Transaksi Emas Digital Melejit 641%, 8 Bulan Tembus Rp299,49 Triliun





