Fitch Pertama Kalinya Beri Peringkat 'A+(idn)' Trimegah, Ini Faktornya
:
0
Fitch Ratings memberikan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk Peringkat Jangka Panjang Nasional 'A+(idn)'. Foto: Fitch Ratings
EmitenNews.com - Untuk pertama kalinya Fitch Ratings memberikan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk Peringkat Jangka Panjang Nasional 'A+(idn)'. Prospeknya Stabil.
Peringkat Jangka Panjang Nasional 'A' menunjukkan ekspektasi tingkat risiko gagal bayar yang rendah relatif terhadap penerbit atau kewajiban lain di negara atau serikat moneter yang sama.
Fitch Ratings dalam keterangannya, Kamis (13/8/2026), mengatakan faktor pendorong utama peringkat tersebut diberikan kekuatan mandiri Trimegah. Peringkat ini mencerminkan profil mandiri Trimegah sebagai perusahaan sekuritas terbesar di Indonesia berdasarkan aset dan laba bersih.
“Peringkat kami menggabungkan pandangan kami tentang aliran pendapatan perusahaan yang terdiversifikasi, yang mengurangi ketergantungan pada biaya perantara yang sangat kompetitif, serta posisi pasar yang signifikan di berbagai segmen bisnis,” kata Fitch.
Menurut Fitch, Trimegah adalah salah satu pengelola aset terbesar di Indonesia melalui anak perusahaannya, PT Trimegah Asset Management. Trimegah juga merupakan penyedia layanan pembiayaan reverse repo, penjaminan emisi, dan pialang terkemuka di negara ini.
“Kekuatan-kekuatan ini diimbangi dengan kerangka kerja kelembagaan yang masih berkembang dan konsentrasi yang lebih besar pada pembiayaan reverse repo-nya,” ucapnya,
Fitch menyadari sektor sekuritas Indonesia menghadapi volatilitas pasar yang tinggi, dengan Bursa Efek Jakarta mengalami penurunan tajam sepanjang tahun ini karena sentimen pasar yang buruk, terutama dari investor asing.
Walaupun demikian, Otoritas sedang berupaya untuk meningkatkan lingkungan investasi sebagai respons terhadap umpan balik investor internasional. “Terlepas dari tantangan ini, kami percaya bisnis Trimegah cukup terdiversifikasi dengan ketergantungan terbatas pada biaya pialang dan terutama melayani investor domestik, sehingga lebih mampu menghadapi volatilitas nilai transaksi,” ucapnya.
Fitch juga memperkirakan cakupan agunan yang memadai untuk mengurangi dampak penurunan tajam harga saham pada bisnis reverse repo Trimegah yang besar (44% dari aset per Maret 2026), yang bergantung pada agunan sekuritas tersebut.
“Trimegah tidak mengalami gagal bayar repo atau pembiayaan margin di bawah kepemilikan saham barunya sejak tahun 2022, menyusul perbaikan pengendalian risiko setelah lonjakan pinjaman bermasalah pada tahun 2021-2022,” ujarnya.
Related News
Pidato Prabowo Disebut akan Turunkan IHSG, Ini Kata BEI dan Pengamat
Kena Sentimen MSCI, Rupiah Tertahan di Rp17.867 per USD
Inflasi Rendah AS Tak Menolong, Yen Masih Kesulitan Bangkit
Permintaan AI Dorong Platinum Tembus USD1.770
KUR Mandiri Tembus Rp25,63T, Dorong 56 Ribu UMKM Naik Kelas
Inflasi AS Melambat Emas Kokoh Di Atas USD4.400





