EmitenNews.com - PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) mengeksekusi 49,4 persen dana hasil Initial Public Offering (IPO) untuk ekspansi gerai (outlet). Jumlah itu senilai Rp166,71 miliar dari total hasil bersih yang dihimpun mencapai Rp337,19 miliar.

Hal itu terungkap dalam laporan resmi FORE terkait realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham alias IPO per periode 30 Juni 2026, Selasa (14/7).

Berdasarkan laporan tersebut, realisasi penggunaan dana bersih IPO FORE terbagi ke dalam beberapa pos utama. Yaitu, ekspansi outlet baru yang terealisasi sebesar Rp155,71 miliar dari total rencana anggaran Rp275 miliar.

Kemudian, setoran modal untuk anak perusahaan (CFI) yang terealisasi sebesar Rp11 miliar dari rencana sebesar Rp60 miliar yang juga diperuntukkan ekspansi outlet. Sementara untuk modal kerja, belum terdapat realisasi dari rencana anggaran Rp2,19 miliar.

Maka, hingga akhir Juni 2026, FORE masih mengantongi sisa dana sebesar Rp170,48 miliar. Manajemen menyebut, sisa dana tersebut akan direalisasikan dalam kurun waktu enam bulan ke depan atau target rampung akhir tahun 2026.

Realisasi tersebut sejalan dengan rencana FORE yang membidik 100 outlet Fore Coffe baru di tahun 2026.

Adapun pada perdagangan intraday Rabu (15/7), saham FORE tertahan di level Rp610. Meski demikian, menilik secara year to date FORE mencatatkan penguatan 12,96 persen atau naik 70 poin